Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Puluhan Amunisi dan Granat Aktif di Lahan Pertanian Aceh Tamiang

Puluhan Amunisi dan Granat Aktif di Lahan Pertanian Aceh Tamiang
Ilustrasi granat dan amunisia yang ditemukan di lahan pertanian warga di Gampong Ingin Jaya, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (Dokumentasi Polsek Rantau untuk IDN Times)
Share Article

Aceh Tamiang, IDN Times - Seorang petani Gampong Ingin Jaya, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, menemukan bahan peledak berupa granat dan puluhan amunisi di sebuah lahan pertanian.

“Penemuan sekitar pukul 15.00 WIB, lalu saya dapatkan informasi dan sekitar pukul 16.30 WIB langsung menuju ke TKP dan kita amankan terus,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rantau, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sumasdiono, saat dikonfirmasi IDN Times.

1. Ditemukan saat sedang menggali lubang untuk membuat sumur

Granat dan amunisia yang ditemukan di lahan pertanian warga di Gampong Ingin Jaya, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (Dokumentasi Polsek Rantau untuk IDN Times)
Granat dan amunisia yang ditemukan di lahan pertanian warga di Gampong Ingin Jaya, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (Dokumentasi Polsek Rantau untuk IDN Times)

Penemuan bahan peledak beserta amunisi yang masih aktif tersebut dikatakan Sumasdiono, berawal saat pemilik lahan sedang menggali lubang untuk membuat sumur, pada Selasa (14/2/2023) siang. 

Ketika sedang menggali sumur yang akan digunakan untuk menampung air penyiram kebun sayur miliknya tersebut, cangkul digunakan tiba-tiba mengenai benda keras dalam tanah.

“Jadi sewaktu anaknya mau menanam sayuran, dikorek untuk membuat sumur. Lalu terkena cangkul sehingga jumpa dengan granat dan amunisi itu,” ujarnya.

2. Lebih 20 butir amunisi ditemukan, diduga milik pensiunan TNI

Granat dan amunisia yang ditemukan di lahan pertanian warga di Gampong Ingin Jaya, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (Dokumentasi Polsek Rantau untuk IDN Times)
Granat dan amunisia yang ditemukan di lahan pertanian warga di Gampong Ingin Jaya, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (Dokumentasi Polsek Rantau untuk IDN Times)

Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari warga, diduga amunisi berjumlah lebih 20 butir serta satu butir granat tersebut milik seorang pensiunan anggota TNI. Namun yang bersangkutan telah meninggal dunia sekitar delapan tahun lalu.

“Jadi sebelum beliau meninggal, beliau amankan dengan cara dimasukan ke kolam, di dalam tanah itu. Itu sebelum beliau meninggal,” ungkap Kapolsek Rantau,

“Kalau granatnya itu satu butir, kalau peluru amunisi laras panjang ada lebih kurang 20-an butir. Memang sudah berkarat tetapi ya masih aktif,” imbuhnya.

3. Granat dan amunisi telah diledakan oleh Jibom

Petugas Jibom mendatangi lokasi temuan tas mencurigakan. IDN Times/ istimewa
Petugas Jibom mendatangi lokasi temuan tas mencurigakan. IDN Times/ istimewa

Usai mengamankan lokasi dan guna mencegah hal tak diinginkan mengingat granat beserta amunisi yang ditemukan masih aktif, Polsek Rantau lalu meneruskan laporan ke Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tamiang.

Keesokannya, Tim Penjinak Bom (Jibom) Den Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melakukan disposal atau meledakkan granat dan amunisi yang masih aktif tersebut di lapangan bola Gampong Ingin Jaya.

“Diledakkannya sebelum Zuhur, di lapangan bola dekat areal perkebunan kelapa sawit, Ingin Jaya,” tutup Sumasdiono.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
Muhammad Saifullah
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More

Pelaku UMKM Galang Terdampak Jalan Rusak, Gubernur Sumut Janjikan Perbaikan

27 Jun 2026, 09:00 WIBNews