Tim Basarnas Banda Aceh sedang melakukan pencarian awak kapal Kapal Motor (KM) Frikenra yang hilang kontak di Selat Malaka. (Dokumen Basarnas Banda Aceh untuk IDN Times)
Operasi pencarian kapal telah dilakukan Tim Basarnas Banda Aceh sejak hari pertama kapal dinyatakan hilang kontak. Menggunakan KN SAR Kresna, tim bergerak menuju posisi terakhir diketahui atau Last Know Position (LKP) untuk melakukan pencarian, namun tidak ada ditemukan tanda-tanda kapal.
Hari kedua pencarian, pada Senin, 30 Mei, tim mendapatkan informasi dari nelayan Pangkalan Brandan, Sumatra Utara tentang penemuan tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang terapung di perairan Langkawi, Malaysia.
“Ketiga WNI tersebut diselamatkan oleh nelayan Malaysia dan diserahkan kepada nelayan Pangkalan Brandan yang sedang melintas untuk dibawa kembali ke Indonesia,” ucap Budiono.
“Ketiga korban tersebut dipastikan awak dari KM Frikenra yang tenggelam,” imbuhnya.
Adapun tiga awak kapal yang telah ditemukan, yakni Muhammad Ihssan (27) warga Kota Langsa, Aceh, serta Khoiruddin (31) dan Junaidi (37) warga Kota Medan, Sumatra Utara.