Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Roti Stik Zaitun, Camilan Sehat Buat Nobar Piala Dunia
ilustrasi roti stik zaitun (magnific.com/timolina)
  • Artikel memperkenalkan roti stik zaitun sebagai camilan sehat dan renyah untuk menemani nobar Piala Dunia, cocok bagi yang ingin alternatif selain gorengan atau keripik.
  • Resepnya menggunakan bahan sederhana seperti tepung terigu, ragi, minyak zaitun, dan zaitun hijau cincang, dengan proses pembuatan mudah mulai dari menguleni hingga memanggang.
  • Terdapat tips penting agar hasil roti stik tetap renyah dan wangi, seperti meniriskan zaitun sebelum dicincang serta memanggang dua kali untuk tekstur lebih garing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menonton pertandingan piala dunia akan semakin lengkap dan ramai dengan kehadiran camilan yang renyah serta menggugah selera. Kalau kamu bosan menyantap keripik atau gorengan sebagai camilan nobar dan ingin menikmati snack sehat, kamu bisa mencoba membuat roti stik zaitun. Cita rasanya yang ringan dan aromanya yang harum membuat camilan ini cocok dinikmati oleh segala usia.

Nah, buat kamu yang tertarik untuk membuatnya, kamu bisa mengikuti resep lengkap yang dibagikan dalam artikel ini. Selain mudah dibuat, camilan ini juga bisa disiapkan jauh hari sebelum acara nobar dimulai. Jadi, tidak akan terkesan merepotkan dan menyita banyak waktu. Yuk, sajikan camilan sehat ini saat nobar dan bikin dijamin bikin ketagihan!

Bahan Roti Stik Zaitun

ilustrasi zaitun hijau (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

  1. 250 gram tepung terigu protein sedang

  2. 1 sdt ragi instan

  3. ½ sdt garam

  4. 2 sdm minyak zaitun

  5. 100 gram zaitun hijau, cincang halus

  6. 140 ml air hangat

  7. 1 sdt oregano kering

  8. 1 sdm biji wijen

Cara Membuat Roti Stik Zaitun

ilustrasi memipihkan adonan (pexels.com/Katerina Holmes)

  1. Siapkan wadah bersih, lalu campurkan tepung, ragi, garam, dan oregano. Aduk merata.

  2. Masukkan zaitun hijau yang sudah dicincang sebelumnya. Aduk kembali hingga semua bahan tercampur..

  3. Tambahkan minyak zaitun dan air hangat sedikit demi sedikit ke dalam wadah berisi tepung. Uleni hingga kalis dan diamkan selama 1 jam.

  4. Jika adonan sudah diistirahatkan, letakkan adonan di meja datar lalu pipihkan dengan rolling pin.

  5. Potong adonan secara memanjang seperti stik menggunakan pisau sekitar 3–5 mm.

  6. Selanjutnya, letakkan di atas loyang yang sudah dialasi dengan baking paper dan beri taburan biji wijen di atasnya.

  7. Panggang adonan dalam oven pada suhu 170°C selama25 menit hingga keemasan. Angkat.

  8. Roti stik zaitun siap untuk dinikmati!

Tips Membuat Roti Stik Zaitun

ilustrasi memanggang kue dalam oven (pexels.com/cottonbro studio)

  1. Gunakan zaitun hijau yang memiliki tekstur padat. Zaitun jenis ini akan membuat adonan tetap renyah dan kokoh setelah dipanggang.

  2. Sebelum zaitun dicincang, pastikan untuk meniriskan dan mengeringkan zaitun dengan tisu. Ini dikarenakan kandungan air pada zaitun dapat membuat roti stik kurang renyah.

  3. Untuk menghasilkan aroma yang wangi dan rasa yang lebih gurih, kamu bisa menambahkan bawang putih bubuk sebelum adonan diuleni.

  4. Agar terasa lebih garing saat dinikmati, kamu bisa mencoba untuk memanggangnya dua kali. Yang pertama pada suhu 180°C selama 15 menit, lalu yang kedua pada suhu 150°C selama 5 menit.

  5. Hindari memasukkan roti stik dalam keadaan panas langsung ke dalam toples. Ini hanya akan membuat uap hasil proses memanggang terperangkat dan mengurangi kerenyahan roti.

Dengan mengikuti resep di atas, kamu bisa membuat roti stik zaitun yang renyah, gurih, dan wangi. Nikmati sebagai camilan sehat untuk teman nonton pertandingan piala dunia bersama keluarga. Jadi, tunggu apalagi, yuk segera recook resepnya di rumah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article