Medan, IDN Times- Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 akan digelar dalam hitungan beberapa bulan lagi. Namun di saat atlet harusnya sedang memasuki masa akhir persiapan, masalah kembali muncul.
Para atlet dan pelatih hingga saat ini belum menerima uang saku atau uang transport. Hitungan nyaris 2 bulan tertunggak. Hal ini tentu berdampak ke persiapan cabor-cabor yang ditargetkan meraih prestasi sebagai tuan rumah.
Ketua Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatra Utara Muhammad Arief Fadhillah angkat bicara. Menurutnya dampak dari keterlambatan ini harus jadi perhatian.
"Keterlambatan dana dari KONI bukan hal yang baru. Apalagi ini menyangkut anggaran dari provinsi dalam hal ini Pemprov Sumut. Tahun lalu juga seperti ini, tapi sekarang ini dampaknya lebih besar, karena sudah mendekati PON yang tinggal hitungan bulan," kata Arief, Sabtu (24/2/2024).
