Diikuti 34 Negara, Trail of The Kings UTMB Angkat Pamor Danau Toba

- Sebanyak 1.015 pelari dari 34 negara ikut Trail of The Kings UTMB 2026 di Samosir, menampilkan lintasan menantang dengan panorama Danau Toba yang memukau.
- Gubernur Sumut Bobby Nasution menyebut ajang ini sebagai sarana promosi wisata dunia untuk memperkenalkan Danau Toba dan meningkatkan partisipasi internasional tiap tahunnya.
- Pemerintah Sumut mendukung penuh UTMB sebagai strategi memperkuat posisi Danau Toba dalam sport tourism global, lengkap dengan side event dan hiburan di Waterfront City Pangururan.
Medan, IDN Times - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melepas peserta kategori 100K ajang Trail of The Kings Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) di Pangururan, Sabtu dini hari (13/6/2026). Event lari bertaraf internasional ini diharapkan semakin memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi unggulan sport tourism.
1. Pelari dari 34 negara ikuti UTMB di Samosir

Sebanyak 1.015 pelari dari berbagai negara ambil bagian dalam Trail of The Kings UTMB 2026 yang berlangsung pada 13–14 Juni. Tahun ini, jumlah negara peserta meningkat signifikan.
Jika sebelumnya diikuti 27 negara, kini peserta datang dari 34 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Prancis, Jepang, hingga India. Lintasan lomba yang melintasi Pulau Samosir menawarkan tantangan sekaligus panorama alam yang memikat.
2. TOTK jadi ajang promosikan Danau Toba

Bobby Nasution menyebut event ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi wisata kelas dunia. Ia optimistis jumlah peserta dan negara akan terus bertambah di masa mendatang.
“Ini tahun kedua. Alhamdulillah jumlah negara peserta bertambah. Dari 27 negara pada tahun sebelumnya, sekarang menjadi 34 negara. Mudah-mudahan pada tahun-tahun berikutnya semakin baik, sekaligus semakin memperkenalkan daerah wisata kita, khususnya Samosir,” ujarnya.
3. Sport tourism jadi strategi dongkrak pariwisata

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap event internasional seperti UTMB.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi strategi penting untuk memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang mampu menarik wisatawan mancanegara.
“Event ini menunjukkan bahwa Danau Toba memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism yang mampu menarik peserta dan wisatawan dari berbagai negara,” pungkasnya.
Selain perlombaan, berbagai side event turut digelar di kawasan Waterfront City Pangururan untuk menarik minat wisatawan. Sejumlah hiburan seperti penampilan The Changcuters dan Marsada Band ikut memeriahkan suasana. Kehadiran acara pendukung ini diharapkan memberi pengalaman wisata yang lebih lengkap bagi pengunjung.








