Comscore Tracker

Satpam BRI Gagalkan Modus Penipuan di ATM Siantar, Korbannya Lansia

Modusnya tawarkan pergantian PIN

Medan, IDN Times- Modus penipuan di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kerap terjadi. Baru-baru ini terjadi di ATM Bank BRI kantor Cabang Pematangsiantar, Jumat, 21 Januari 2022. Namun akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

Adalah satpam BRI yang berhasil menggagalkan penipuan terhadap seorang lanjut usia (lansia). Hal itu dibenarkan Pimpinan Cabang BRI, Pematangsiantar, Ishak Luthfian. 

1. Pelaku tawarkan proses ganti PIN kepada nasabah lansia

Satpam BRI Gagalkan Modus Penipuan di ATM Siantar, Korbannya LansiaSatpam BRI gagalkan penipuan di mesin ATM BRI cabang Pematangsiantar (Dok.IDN Times/istimewa)

Lansia diincar menjadi korban karena sering kali kurang mengerti teknologi. Seperti diketahui mekanisme keamanan, mesin ATM secara otomatis meminta penggantian PIN, bila kartu tersebut lama tidak digunakan. Saat kejadian pertama Desember lalu pelaku berhasil melancarkan aksinya.

"Pelaku akan menawarkan bantuan proses ganti PIN kepada nasabah lansia yang sedang melakukan transaksi di mesin ATM," kata Ishak, Kamis (27/1/2022).

Sikap ramah dari pelaku, lanjutnya, tidak menimbulkan rasa curiga kepada korban. Karena orangtua cenderung gagap teknologi alias gaptek.

Pelaku akan membantu mengganti PIN, namun dengan cepat dia juga melakukan penarikan tunai. Ketika ATM memproses uang, kartu akan keluar terlebih dahulu, baru kemudian uang tunai. Waktu singkat inilah yang menjadi celah pelaku menipu korban.

Baca Juga: Tingkatkan Sinergitas, BRI Berikan Beasiswa S-2 bagi Jurnalis 

2. Pada kejadian pertama, BRI cepat menyebar wajah pelaku berdasar rekaman CCTV

Satpam BRI Gagalkan Modus Penipuan di ATM Siantar, Korbannya LansiaRekaman CCTV saat satpam BRI gagalkan penipuan di ATM Siantar (screenshot CCTV BRI)

Pelaku langsung sigap menarik uang dalam rekening. Ia menyuruh nasabah tersebut pindah ATM dengan alasan rusak.

"Pelaku ini luar biasa cepat sekali. Langsung tarik tunai Rp 2 juta, kemudian saat uang tunai belum keluar dia menyuruh orangtua tersebut pindah ATM dengan alasan rusak. Uang pun langsung diambilnya," tambah Lutfhi.

Kemudian korban melaporkan kejadian ini.  Laporan tersebut segera diproses ke pihak kepolisian.

Tim Bank BRI juga telah mempelajari dengan seksama bukti-bukti dari CCTV. Wajah dan sosok pelaku dikenali, dan caranya pun sudah dipelajari.

Tidak itu saja, modus baru yang direkam dalam CCTV tersebut dan wajah pelaku juga langsung disebar ke seluruh cabang Bank BRI.

"Kami sebar kepada seluruh satpam yang bertugas, agar wajah pelaku mudah diingat dan diwaspadai bila pelaku beraksi di unit-unit kerja lainnya” ujar Luthfi.

3. Saat beraksi kedua kalinya, korban akhirnya digagalkan satpam

Satpam BRI Gagalkan Modus Penipuan di ATM Siantar, Korbannya LansiaRekaman CCTV saat satpam BRI gagalkan penipuan di ATM Siantar (screenshot CCTV BRI)

Akhirnya pelaku yang sama beraksi kembali. Tim satpam terus melakukan pemantauan ketat. Di hari pertama pelaku tidak melakukan apa-apa, hanya mondar-mandir.

Kemudian di hari kedua pelaku melakukan modusnya. Langsung saja pelaku berhasil diamankan saat coba menipu seorang nasabah yang melakukan transaksi. Pelaku berhasil diamankan oleh Satpam BRI yang bernama Okto Napitupulu.

Dalam proses pengamanan di kasus kedua melibatkan petugas dari Polri yang sedang berjaga di Bank BRI Cabang Pematangsiantar. Kini pelaku telah ditangkap pihak kepolisan. Uang korban sebesar Rp 2 juta telah dikembalikan. Proses hukum tetap berlanjut.

Luthfi menghimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat akan bertransaksi di ATM, agar terhindar dari modus-modus kejahatan di dalam bilik ATM.

“Bercermin dari kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat akan bertransaksi dalam bilik ATM. Jangan sungkan melaporkan kejadian-kejadian mencurigakan di sekitar kita kepada petugas satpam yang menjaga. BRI pun terus berupaya meningkatkan keamanan dan serius membantu pelayanan khususnya pada nasabah-nasabah lansia yang ingin melakukan transaksi ke ATM,” pungkas Luthfi.

Baca Juga: Sejarah Bank Indonesia, Bank Sentral Penjaga Kestabilan Nilai Rupiah 

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya