Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wakwau Tega Bunuh Temannya Sendiri dan Dibuang ke Semak-semak

Wakwau Tega Bunuh Temannya Sendiri dan Dibuang ke Semak-semak
Liputan6.com/Andri Wiranuari

Langkat, IDN Times - Nahas dialami Heri Bastanta (31) warga Dusun 4 Bukit Pelita, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Pria bekerja sebagai buruh dodos sawit ini kehilangan nyawa di tangan teman sendiri.

Jasadnya ditemukan dalam semak-semak blok 4 areal perkebunan sawit SBI Dusun 8 Sisira, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

"Benar, ada pembunuhan yang terjadi. Pelaku sudah kita amankan dan merupakan rekan korban sendiri bernama M Iskandar Ridho alias Wakwau. Pelaku kita amankan pada Sabtu tanggal 1 April 2023," kata Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno, Minggu (2/4/2023).

1. Korban dan pelaku berboncengan ke perkebunan mencari berondolan sawit

Pelaku pembunuh teman sendiri di langkat diamankan polisi (IDN Times/ istimewa)
Pelaku pembunuh teman sendiri di langkat diamankan polisi (IDN Times/ istimewa)

Cerita nahas yang dialami korban berawal pada hari Kamis tanggal 30 Maret 2023 sekira pukul 09.00 WIB lalu. Berdasarkan keterangan pelaku, menurut Joko, pada hari itu mereka (keduanya) mencari berondolan diareal perkebunan sawit SBI Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat Sumatra Utara.

"Bahkan pagi sebelum kejadian keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor ke lokasi. Mereka sama mencari buah sawit berondolan disana dan memasukan kedalam goni masing-masing," terang Joko.

Tidak lama kemudian, pelaku dan korban berpisah untuk mencari buah sawit. Pelaku ke arah kiri arah Areal blok 13 dan korban ke kanan ke arah Areal blok 8 perkebunan SBI. "Mereka kembali bertemu, kduanya sempat duduk di Areal Blok 4 atau lokasi kejadian," jelas Joko.

2. Tak ingin diajak pulang, pelaku cekcok dan memukul korban hingga meninggal

Ilustrasi tempat menemukan mayat (Dok. IDN Times/bt)
Ilustrasi tempat menemukan mayat (Dok. IDN Times/bt)

Di sini mereka (pelaku dan korban) bahkan sempat berbincang. Hingga akhirnya, pelaku mengajak korban untuk pulang dikarenakan ada pekerjaan lain. Sayang, korban enggan diajak pulang dengan alasan ingin duduk beberapa waktu lagi guna menghilangkan lelah.

"Nah, di sinilah sempat terjadi cekcok mulut dan berujung perkelahian. Korban sempat memukul leher pelaku. Lantas dilawan dengan mendorong korban sampai terjatuh," papar dia.

Tidak sampai disitu, melihat korban terjatuh pelaku mengambil batang pelepah sawit langsung memukul dibagian leher belakang korban sekali. Kembali pelaku mencari kayu keras disemak-semak dan lagi dipukulkan dibagian leher korban hingga tak sadarkan diri.

3. Pelaku sempat membopong korban menjauh dari lokasi perkelahian dan membuang barang bukti

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)

Puas memukuli korban, jelas dia, korban dibopong (gendong) sejauh 7 meter dari lokasi pemukulan. Korban diletakan dengan posisi terlentang disemak-semak. Tidak sampai disitu, dengan rasa cemas pelaku melemparkan kayu dan batang pelepah sawit ke semak-semak guna mebghilangkan jejak.

"Pelaku pergi begitu saja meninggalkan korban disana. Hingga akhirnya warga sekitar menemukan jenazah korban dan melaporkan ke pihak kepolisian," sebut Joko.

Petugas kepolisian melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi-saksi. Hingga diketahui berdasarkan keterangan saksi jika korban dan pelaku semta diketahui berada dilokasi bersama-sama mencari sawit. "Pelaku kita amankan tanpa melakukan perlawanan. Kita juga sempat membawa pelaku kembali ke lokasi guna mencari barang bukti. Dia (pelaku) juga mengakui perbuatannya menghabisi korban karena kesal," tegas Joko.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bambang Suhandoko
EditorBambang Suhandoko
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Liga 4 Sumut: Kwarta Dampingi Binjai City, Gumarang-Batubara Melaju

04 Apr 2026, 21:39 WIBNews