ilustrasi bank (vecteezy.com/Oleg Gapeenko)
Kalau hacker tahu email kamu dan berhasil mendapatkan password (misalnya dari akun lain yang bocor), mereka bisa reset password akun penting kamu, termasuk akun bank. Kebanyakan sistem reset password pakai email sebagai verifikasi.
Jadi kalau mereka sudah punya akses ke email kamu, jalan menuju akun finansialmu terbuka lebar. Dampaknya? Bisa mulai dari pemindahan dana ilegal sampai transaksi tanpa izin.
Cara terbaik untuk menghindari ini adalah:
Jangan pernah pakai password yang sama di banyak situs.
Jangan gunakan alamat email yang sama untuk semua akun, terutama akun bank.
Aktifkan notifikasi real-time untuk semua transaksi penting.
Punya satu alamat email aja sudah cukup bikin hacker bisa ngacak-ngacak kehidupan digitalmu, bahkan tanpa tahu password-nya. Mulai dari kirim phishing, stalking, sampai bobol akun keuangan, semuanya bisa terjadi karena satu celah kecil.
Makanya, jangan anggap remeh keamanan email kamu, ya. Mulailah kelola email dengan lebih bijak: pisahkan email untuk berbagai kebutuhan, pakai password kuat dan unik, aktifkan 2FA, dan hati-hati saat berbagi email di internet. Ingat, email kamu itu bukan sekadar alat kirim pesan, itu identitas digitalmu yang perlu dijaga baik-baik.