Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Semangat Harhubnas 2026, Penumpang Kereta Api Sumut Tumbuh 5 Persen
Suasana penumpang menggunakan moda transportasi Kereta Api (Dok. KAI Divre I Sumut)
  • KAI Divre I Sumut mencatat 2,63 juta penumpang sepanjang 2025, naik 8 persen; Januari–Agustus 2026 mencapai 1,85 juta penumpang atau tumbuh 5 persen.
  • Angkutan logistik Januari–Agustus 2026 mencapai 550.162 ton, meningkat 16 persen dibanding periode sama 2025, dengan pergeseran komoditas utama ke BBM dan peti kemas.
  • KAI Divre I Sumut merenovasi bertahap 43 stasiun aktif untuk meningkatkan pelayanan dan keandalan, dengan Stasiun Lima Puluh serta Perbaungan telah selesai dipugar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KAI Divre I Sumatra Utara mengoptimalkan konektivitas kereta api melalui peningkatan layanan penumpang, distribusi logistik, dan renovasi bertahap 43 stasiun aktif.
  • Who?
    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara menjalankan program ini. Manager Humas Anwar Yuli Prastyo menyampaikan perkembangan kinerja dan rencana pembenahan.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di wilayah Sumatra Utara, termasuk Stasiun Lima Puluh, Perbaungan, Mambang Muda, Bamban, dan Medan.
  • When?
    Data penumpang dan logistik mencakup Januari–Agustus 2026; keterangan disampaikan Kamis, 17 September 2026, dalam momentum Harhubnas 2026.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk memperkuat interkoneksi wilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, dan aksesibilitas layanan kereta api.
  • How?
    KAI meningkatkan layanan angkutan penumpang dan barang, mengalihkan komoditas utama logistik ke BBM serta peti kemas, dan merenovasi stasiun secara bertahap dengan mempertahankan nilai sejarah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
KAI di Sumatra Utara membawa lebih banyak orang dan barang dengan kereta. Pada 2025, ada 2,63 juta orang naik kereta. Tahun 2026 sampai Agustus, penumpang dan barang juga bertambah. KAI sedang memperbaiki 43 stasiun. Stasiun Medan masih dibenahi supaya lebih nyaman dan tetap punya sejarah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pertumbuhan penumpang dan logistik KAI Divre I Sumatra Utara mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap layanan kereta api sebagai penghubung mobilitas dan distribusi barang. Di tengah penguatan peran tersebut, renovasi bertahap 43 stasiun menunjukkan perhatian pada kenyamanan operasional sekaligus pelestarian nilai sejarah, terutama pada simpul penting seperti Stasiun Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara terus mengoptimalkan peran transportasi rel dalam memperkuat interkoneksi wilayah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pergerakan arus penumpang dan barang yang positif menjadi indikator nyata bergesernya peran kereta api di wilayah tersebut.

"Bertumbuhnya jumlah pelanggan menunjukkan transformasi peran angkutan rel di Sumatra Utara. Jika dahulu lebih dominan melayani angkutan komoditas, kini kereta api menjadi moda favorit masyarakat seiring meningkatnya kepercayaan publik terhadap keandalan layanannya," ujar Anwar, Kamis (17/9/2026).

1. Penumpang tumbuh 8 persen, angkutan barang naik 16 persen

Suasana penumpang menggunakan moda transportasi Kereta Api (Dok. KAI Divre I Sumut)

Sepanjang 2025, KAI Divre I Sumut mencatat 2,63 juta pelanggan memanfaatkan moda transportasi ini. Angka tersebut naik 8 persen dibandingkan capaian 2024 sebanyak 2,43 juta orang.

Tren positif berlanjut pada periode Januari hingga Agustus 2026. Volume penumpang menembus 1,85 juta orang atau tumbuh 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

2. Volume logistik yang terdistribusi mencapai 550.162 ton

Suasana penumpang menggunakan moda transportasi Kereta Api (Dok. KAI Divre I Sumut)

Di sektor logistik, angkutan barang juga mencatatkan sinyal pemulihan yang kuat. Selama delapan bulan pertama 2026, volume logistik yang terdistribusi mencapai 550.162 ton. Angka ini tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama 2025 sebanyak 472.609 ton.

"Kinerja angkutan barang terus menguat dengan pergeseran komoditas utama dari produk perkebunan seperti CPO dan lateks menuju bahan bakar minyak (BBM) serta peti kemas," kata Anwar.

3. Renovasi 43 stasiun bertahap

Suasana penumpang menggunakan moda transportasi Kereta Api (Dok. KAI Divre I Sumut)

Guna menunjang keandalan operasional dan kenyamanan pengguna jasa, KAI Divre I Sumut secara bertahap merenovasi 43 stasiun aktif tanpa merusak nilai sejarahnya.

Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan telah selesai dipugar. Sementara pembenahan di Stasiun Mambang Muda, Bamban, hingga Stasiun Medan masih terus berjalan.

"Stasiun Medan memiliki nilai strategis sebagai simpul mobilitas warga sekaligus salah satu ikon kota. Pembenahan stasiun kami lakukan bertahap agar fungsi pelayanan publik semakin optimal tanpa mengabaikan aspek histori," tutur Anwar.

Ia menegaskan momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang bertema "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju" menjadi pendorong bagi KAI Divre I Sumut untuk terus meningkatkan keselamatan, ketepatan waktu, dan kemudahan aksesibilitas.

"Melalui konektivitas penumpang dan rantai pasok logistik yang makin solid, KAI Divre I Sumatra Utara berkomitmen menjadikan kereta api sebagai tulang punggung transportasi yang aman, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian Sumatra Utara," tutup Anwar.

Editorial Team

Related Article