Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sebanyak 41 Penerbangan dari dan ke Kualanamu Dibatalkan
Suasana Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) Deli Serdang usai pesawat Saudi Arabian Airlines mendarat darurat, Selasa (17/6/2025) (IDN Times/Prayugo Utomo)
  • Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebabkan 41 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu dibatalkan hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 15.00 WIB.
  • Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta hingga 17.30 WIB dan Halim Perdanakusuma hingga 18.00 WIB turut memicu pengalihan satu penerbangan Amsterdam–Soekarno-Hatta.
  • Operasional Kualanamu tetap normal; calon penumpang rute Jakarta diminta mengecek status penerbangan ke maskapai sebelum berangkat ke bandara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (6/9/2026) pukul 15.00 WIB

Sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu dibatalkan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Satu penerbangan Amsterdam-Soekarno-Hatta dialihkan pendaratannya.

hingga pukul 17.30 WIB

Operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara.

hingga pukul 18.00 WIB

Operasional penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma ditutup sementara.

hingga saat ini

Operasional Bandara Internasional Kualanamu masih berjalan normal. Pihak bandara terus berkoordinasi dan mengimbau penumpang memeriksa status penerbangan kepada maskapai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu dibatalkan, sementara satu penerbangan internasional rute Amsterdam-Soekarno-Hatta dialihkan pendaratannya.
  • Who?
    PT Angkasa Pura Aviasi, AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, calon penumpang, serta penerbangan yang terhubung dengan Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma terdampak.
  • Where?
    Dampak terjadi pada penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, terkait penutupan sementara operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma di Jakarta.
  • When?
    Pembatalan tercatat hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 15.00 WIB. Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga pukul 17.30 WIB dan Halim Perdanakusuma hingga pukul 18.00 WIB.
  • Why?
    Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memengaruhi operasional penerbangan, terutama rute Kualanamu yang terhubung dengan Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.
  • How?
    PT Angkasa Pura Aviasi berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, dan pemangku kepentingan. Calon penumpang diminta memeriksa status penerbangan kepada maskapai sebelum menuju bandara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Abu dari Gunung Anak Krakatau membuat 41 pesawat dari dan ke Bandara Kualanamu batal terbang. Bandara Soekarno-Hatta dan Halim di Jakarta ditutup sebentar. Satu pesawat dari Amsterdam juga mendarat di tempat lain. Kualanamu masih buka normal. Orang yang mau terbang diminta cek jadwal ke maskapai dulu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah gangguan akibat sebaran abu vulkanik, operasional Bandara Kualanamu tetap berjalan normal. Koordinasi intensif antara pengelola bandara, AirNav Indonesia, maskapai, otoritas bandara, dan pihak terkait menunjukkan perhatian berkelanjutan terhadap keselamatan, keamanan, serta pelayanan penumpang, sementara pembaruan informasi membantu pengguna jasa menyesuaikan rencana perjalanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di sejumlah bandara. Sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, mengalami pembatalan hingga Minggu (6/9/2026) pukul 15.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan PT Angkasa Pura Aviasi melalui rilis pers, Minggu (6/9/2026).

“Sehubungan dengan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ditutup sementara hingga pukul 17.30 WIB, sementara Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) hingga pukul 18.00 WIB,” demikian isi rilis tersebut.

1. Satu penerbangan internasional rute Amsterdam-Soekarno-Hatta juga mengalami pengalihan pendaratan

Pesawat Saudi Arabian Airlines yang mendarat di Kualanamu (screenshot video istimewa)

Kondisi itu berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Kualanamu, khususnya penerbangan yang terhubung dengan CGK dan HLP.

Selain 41 penerbangan yang dibatalkan, satu penerbangan internasional rute Amsterdam-Soekarno-Hatta juga mengalami pengalihan pendaratan atau diverted.

PT Angkasa Pura Aviasi menegaskan, data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi operasional penerbangan serta kebijakan masing-masing maskapai.

2. Operasional Kualanamu normal

Bandara Kualanamu (IDN Times/Doni Hermawan)

Meski terdampak, operasional Bandara Internasional Kualanamu hingga saat ini masih berjalan normal.

PT Angkasa Pura Aviasi menyatakan terus melakukan koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memantau perkembangan dan memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta pelayanan kepada pengguna jasa bandara tetap terjaga.

3. Diimbau kepada calon penumpang untuk secara berkala memastikan status dan jadwal penerbangan

Suasana kepadatan penumpang di terminal keberangkatan Bandara Internasional Kualanamu, Minggu (8/4/2024). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Pihak bandara mengimbau calon penumpang, khususnya yang memiliki penerbangan dari dan menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta maupun Bandara Halim Perdanakusuma, untuk secara berkala memastikan status dan jadwal penerbangannya melalui maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.

“Informasi mengenai perkembangan operasional penerbangan akan terus diperbarui sesuai kondisi terkini,” tulis pernyataan yang ditandatangani Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article