Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sandiaga Soroti 2 Juta WNI Berobat ke Luar, Medical Tourism Peluang
Diskusi Sandi Connect #11 bersama OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia (Dok. Apollo Hospitals Hub Indonesia)
  • Hampir 2 juta WNI berobat ke luar negeri setiap tahun untuk mencari spesialis, second opinion, teknologi medis, pengalaman layanan rumah sakit, dan layanan terintegrasi.
  • Apollo Hospitals Hub Indonesia memperkenalkan layanan rujukan internasional, termasuk transplantasi, bedah robotik, terapi proton, serta pendampingan rekam medis, konsultasi, visa medis, dan keberangkatan.
  • Sandiaga menilai medical tourism sebagai tantangan kesenjangan layanan sekaligus peluang kolaborasi Indonesia-India untuk teknologi, keahlian medis, edukasi, dan penguatan ekosistem kesehatan, termasuk di Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
setiap tahunnya

Hampir 2 juta WNI melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berobat.

Pada kesempatan tersebut

Apollo Hospitals Hub Indonesia memperkenalkan kapabilitas dan layanan pasien internasional Apollo Hospitals India dalam diskusi Sandi Connect #11.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti hampir 2 juta WNI yang berobat ke luar negeri tiap tahun serta peluang pengembangan medical tourism dan ekosistem kesehatan Indonesia.
  • Who?
    Sandiaga Salahuddin Uno, Apollo Hospitals Hub Indonesia, Ribkah Darmawanti, Sherena A Maharayni, serta WNI yang mencari layanan pengobatan di luar negeri terlibat dalam pembahasan ini.
  • Where?
    Diskusi berlangsung di Medan dalam acara Sandi Connect #11, kolaborasi OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia.
  • When?
    Pembahasan disampaikan dalam Sandi Connect #11; waktu pelaksanaan rinci per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Pasien Indonesia berobat ke luar negeri untuk mencari dokter spesialis, second opinion, teknologi medis terkini, pelayanan rumah sakit, serta layanan yang terintegrasi, bukan hanya karena biaya.
  • How?
    Apollo Hospitals menawarkan pengiriman rekam medis, konsultasi spesialis, second opinion, serta pendampingan medical visa dan keberangkatan ke India; kolaborasi juga dapat mencakup rujukan pasien, teknologi, edukasi, dan keahlian medis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sandiaga bilang hampir 2 juta orang Indonesia pergi ke luar negeri untuk berobat tiap tahun. Mereka mencari dokter khusus, alat medis baru, dan layanan rumah sakit yang baik. Apollo Hospitals dari India mengenalkan bantuannya untuk pasien. Sandiaga ingin Indonesia bekerja sama dan membuat layanan kesehatan lebih baik supaya orang tidak perlu pergi jauh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Diskusi ini menempatkan medical tourism sebagai ruang kolaborasi yang dapat memperluas akses pasien Indonesia terhadap konsultasi spesialis, teknologi, dan layanan terintegrasi. Bagi Medan dan Sumatra Utara, kedekatan geografis serta ekosistem wisata medis yang telah ada memberi relevansi strategis untuk terhubung dengan pengembangan layanan kesehatan lintas negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI periode 2020-2024 sekaligus Ketua Umum Indonesia Health Tourism Society (IHTS), Sandiaga Salahuddin Uno, menyoroti besarnya jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang memilih berobat ke luar negeri setiap tahun.

Hal itu disampaikan Sandiaga dalam diskusi "Sandi Connect #11" yang merupakan kolaborasi OK OCE Indonesia dengan Apollo Hospitals Hub Indonesia.

"Medical tourism bukan sekadar perjalanan orang sakit, tetapi sebuah ekosistem ekonomi luas yang melibatkan teknologi, hospitality, hingga peluang bisnis kreatif bagi bangsa kita," ujar Sandiaga.

1. Hampir 2 Juta WNI berobat ke luar negeri

Diskusi Sandi Connect #11 bersama OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia (Dok. Apollo Hospitals Hub Indonesia)

Dalam materi diskusi disebutkan, hampir 2 juta WNI melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berobat setiap tahunnya.

Fenomena itu tidak hanya dipengaruhi faktor biaya. Pasien Indonesia juga mencari dokter spesialis tertentu, second opinion, teknologi medis terkini, pengalaman pelayanan rumah sakit, hingga layanan yang terintegrasi.

Pertanyaan utama yang dibahas dalam diskusi adalah apa sebenarnya yang dicari pasien Indonesia ketika memilih berobat ke luar negeri.

2. Apollo Hospitals perkenalkan layanan Internasional

Diskusi Sandi Connect #11 bersama OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia (Dok. Apollo Hospitals Hub Indonesia)

Pada kesempatan tersebut, Apollo Hospitals Hub Indonesia memperkenalkan kapabilitas Apollo Hospitals India sebagai salah satu jaringan rumah sakit rujukan pasien internasional.

Beberapa teknologi dan layanan unggulan yang dimiliki di antaranya transplantasi liver, ginjal, jantung, sumsum tulang, dan multi-organ, robotic surgery, proton therapy, ZAP-X untuk tumor otak, cyberknife radiosurgery, digital PET CT, serta teknologi MRI dan CT canggih.

Apollo Hospitals juga memiliki layanan International Patient Services. Layanan itu membantu pasien mulai dari pengiriman rekam medis, konsultasi dengan dokter spesialis, second opinion, hingga pendampingan pengurusan medical visa dan keberangkatan ke India.

Direktur Apollo Hospitals Hub Indonesia Ribkah Darmawanti dan Business Development Manager Sherena A Maharayni turut hadir sebagai narasumber dalam diskusi tersebut.

3. Tantangan dan peluang bagi Indonesia

Diskusi Sandi Connect #11 bersama OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia (Dok. Apollo Hospitals Hub Indonesia)

Sandiaga menilai fenomena medical tourism menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia. Di satu sisi, meningkatnya masyarakat yang berobat ke luar negeri menunjukkan masih adanya kesenjangan layanan. Di sisi lain, hal itu membuka ruang untuk membangun kolaborasi lintas negara dan meningkatkan kualitas ekosistem kesehatan nasional.

Bagi daerah seperti Sumatra Utara, khususnya Kota Medan, isu ini memiliki relevansi strategis. Medan memiliki posisi geografis yang dekat dengan negara-negara tujuan medical tourism serta telah memiliki ekosistem yang berkaitan dengan wisata medis.

Melalui Apollo Hospitals Hub Indonesia, kolaborasi antara institusi kesehatan Indonesia dan India dapat dikembangkan. Bentuk kerja sama tidak hanya pada patient referral, tetapi juga akses teknologi kesehatan, medical expertise, edukasi, dan pengembangan ekosistem kesehatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article