Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pukau Ribuan Warga, Generasi Muda Ambil Andil pada Ji Zu 2026
Suasana kemegahan Grand Ancestral Worship Ceremony (Ji Zu) 2026 di Tiara Convention Centre yang dihadiri ribuan masyarakat (Dok. Panitia acara Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie)
  • Ribuan warga dan delegasi internasional menghadiri Grand Ancestral Worship Ceremony (Ji Zu) 2026 di Medan yang berlangsung megah dan sarat makna spiritual lintas negara.
  • Keterlibatan generasi muda dari Carnegie School dan ITB Carnegie menjadi sorotan utama, menampilkan praktik nyata pendidikan karakter melalui pengelolaan acara berskala internasional.
  • Forum lintas iman dan pesan pelestarian tradisi leluhur menegaskan harmoni antara nilai budaya, inovasi pendidikan, serta semangat persatuan bagi generasi penerus bangsa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
awal tahun 2026

Grand Ancestral Worship Ceremony (Ji Zu) dan Pelimpahan Jasa digelar di Hall Utama Tiara Convention Centre, Medan. Acara dipimpin Y.M. Bhikkhu Wu Xing dan dihadiri tokoh pemerintahan serta delegasi internasional.

Ji Zu 2026

Generasi muda dari Carnegie School dan ITB Carnegie menjadi penggerak utama acara sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis praktik. Forum Diskusi Antar Agama juga diselenggarakan dengan partisipasi tokoh lintas iman.

kini

Ji Zu 2026 dikenang sebagai momentum spiritual yang menegaskan harmoni antara pelestarian tradisi leluhur dan inovasi pendidikan di era modern.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Grand Ancestral Worship Ceremony (Ji Zu) 2026 digelar di Medan sebagai perhelatan spiritual internasional yang menampilkan prosesi keagamaan, forum lintas iman, serta partisipasi besar generasi muda dalam pelaksanaan acara.
  • Who?
    Acara dipimpin Y.M. Bhikkhu Wu Xing dan Hasyim, dihadiri tokoh seperti Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi, Kapolres AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, Dr. Stiven Widjaja, serta delegasi dari berbagai negara.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Hall Utama Tiara Convention Centre, Kota Medan, Sumatera Utara.
  • When?
    Perhelatan ini diselenggarakan pada awal tahun 2026 dan menjadi salah satu acara spiritual terbesar di periode tersebut.
  • Why?
    Kegiatan bertujuan melestarikan tradisi leluhur sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui praktik langsung dan kolaborasi lintas iman.
  • How?
    Acara dilaksanakan dengan prosesi ritual Ji Zu yang dipadukan konsep modern, melibatkan siswa Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie sebagai panitia aktif dalam pengelolaan kegiatan berskala internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang datang ke gedung besar di Medan buat acara Ji Zu yang sangat ramai dan indah. Ada biksu, pejabat, dan tamu dari banyak negara. Anak muda bantu semua kerja, ada yang main musik dan atur acara. Mereka belajar hormat dan kerja sama. Sekarang semua orang senang karena acaranya berjalan damai dan rapi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Perhelatan Ji Zu 2026 di Medan menampilkan harmoni antara tradisi dan pembaruan melalui keterlibatan aktif generasi muda yang mengelola acara berskala internasional dengan pendekatan pembelajaran nyata. Kehadiran lintas tokoh agama memperkuat nilai universal tentang bakti dan persatuan, sementara kolaborasi berbagai lembaga menunjukkan semangat kebersamaan dalam merawat warisan budaya secara modern dan inklusif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Ribuan masyarakat memadati Hall Utama Tiara Convention Centre, Kota Medan, dalam perhelatan akbar Grand Ancestral Worship Ceremony (Ji Zu) dan Pelimpahan Jasa yang berlangsung khidmat dan megah. Kapasitas gedung yang tampak penuh menghadirkan atmosfer sakral sekaligus historis, menjadikannya salah satu momentum spiritual terbesar di awal tahun 2026 ini.

Acara berskala internasional ini dipimpin langsung oleh tokoh spiritual, Y.M. Bhikkhu Wu Xing sebagai Ketua Vihara The Temple of Ultimate Bliss, Tainan.

Upacara Ji Zu turut dipimpin oleh Hasyim, selalu Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, sekaligus pimpinan upacara (Zhu Ji Guan), dan dihadiri tamu kehormatan yakni Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, jajaran TNI melalui perwakilan Dandim 0207/Simalungun, serta Pemilik STTC Group Erwin dan perwakilan PHG Group.

Gema antarbangsa semakin terasa dengan kehadiran delegasi dari Singapura, Malaysia, Taiwan, Kanada, dan Australia, termasuk perwakilan Perkumpulan Buddha Amitabha dari berbagai negara.

Namun, yang menjadi sorotan utama dan pembeda dalam Ji Zu 2026 ini adalah keterlibatan penuh generasi muda sebagai nyawa penggerak acara.

1. Keterlibatan generasi muda sebagai wujud nyata dari pendidikan karakter berbasis praktik

Hasyim, sebagai pimpinan upacara, Y.M. Bhikkhu Wu Xing, dan Dr. Stiven Widjaja selaku ketua panitia dalam prosesi sakral (Dok. Tim panitia Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie)

Ratusan petugas, mulai dari tim musik, formasi pasukan ala paskibra, hingga pengatur prosesi, seluruhnya merupakan siswa Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie.

Dr. Stiven Widjaja, A.A,B.S,M.M selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa keterlibatan generasi muda ini bukan sekadar simbol pelengkap, melainkan wujud nyata dari pendidikan karakter berbasis praktik.

“Hari ini, Tiara Convention Centre bukan hanya tempat ritual, tetapi laboratorium nyata. Melalui pendekatan Real-World Project Learning, kami ingin nilai hormat, kepemimpinan, dan manajemen acara skala internasional tidak hanya diajarkan di kelas, tetapi dieksekusi langsung oleh siswa dan mahasiswa kami,” tegas Dr. Stiven.

2. Acara ini sajikan perspektif lintas iman yang diwakili oleh para tokoh agama

Para tokoh lintas agama bersatu menyampaikan pesan harmoni dalam Forum Diskusi Ji Zu 2026 (Dok. Tim panitia Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie)

Selain prosesi utama dan pelimpahan jasa yang dikemas modern tanpa meninggalkan esensi rasa syukur, acara ini juga menghadirkan Forum Diskusi Antar Agama bertajuk ‘Berbakti sebagai Fondasi Bangsa’. Forum ini menyajikan perspektif lintas iman yang diwakili oleh tokoh agama Islam Dr. Hasan Matsum, perwakilan Kristen Katolik Fr. Paskalis Wangga, (IACT-USA), serta Agama Buddha yang diwakili oleh Y.M. Bhikkhu Nyanabodhi.

Diskusi tersebut menegaskan bahwa, nilai berbakti kepada orang tua dan leluhur adalah bahasa universal yang melampaui sekat-sekat agama.

Kemegahan perhelatan ini terwujud berkat kemitraan strategis dari berbagai organisasi internasional, antara lain Carnegie School Medan, The Corporation Republic of Hwa Dzan Society Taipei, Hua Yan Amitabha Pureland Learning Center Malaysia, Singapore Happy Enterprise, Persatuan Penganut Agama Buddha Amitabha Kuala Lumpur, IMC Organization Limited, serta sejumlah lembaga pendidikan dan keagamaan dari berbagai negara.

3. Pelestarian tradisi leluhur dapat berjalan harmonis beriringan dengan inovasi pendidikan

Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi (kiri) bersama perwakilan STTC Group Erwin turut hadir memberikan dukungan (Dok. Tim panitia Carnegie School dan mahasiswa ITB Carnegie)

Melalui Ji Zu 2026, pesan yang dikumandangkan bukan hanya tentang pelestarian tradisi, melainkan penguatan karakter bangsa di tengah era modern.

Dr. Stiven menutup perhelatan ini dengan doa khusus bagi Kota Medan dan Indonesia agar senantiasa diberkahi kedamaian, kebijaksanaan, serta lahirnya generasi penerus yang beretika dan bertanggung jawab.

Acara ini sukses menegaskan bahwa, pelestarian tradisi leluhur dapat berjalan harmonis beriringan dengan inovasi pendidikan dan semangat persatuan.

Editorial Team