Jelang Munas HIPMI, BPD Banten Dukung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum (Dok. Hipmi Banten)
Bagi Jona, ikhtiar menjadi Ketum Umum BPP HIPMI bukan hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan. Sebagai wadah pengusaha muda, ia ingin Hipmi ikut serta dalam mensukseskan Asta Cita untuk mensukseskan Indonesia Emas 2045.
"Pengusaha muda harus menjadi aktor utama di panggung Asta Cita yang diorkestrasi Presiden Prabowo Subianto," tegas Jona kepada wartawan di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia juga berupaya menjadikan Hipmi sebagai platform kekuatan ekonomi anak muda Indonesia yang terkoneksi, terkapitalisasi, dan mendominasi pasar digital maupun global
Menurutnya, HIPMI bukan hanya sekadar organisasi, melainkan jaringan kekuatan ekonomi anak muda yang saling menguatkan. Sebab itu, HIPMI harus menjadi platform yang menciptakan perputaran usaha, permodalan, kolaborasi, dan ekonomi nyata bagi anggotanya.
Sebagai pengusaha yang didominasi UMKM, HIPMI juga harus berkontribusi terhadap target pertumbuhan 8 persen yang diusung Presiden. "HIPMI harus semakin relevan, produktif, dan memberi manfaat nyata bagi anggota, UMKM, serta masyarakat luas," tutur Jona.
Langkah konkretnya, memastikan setiap kader HIPMI memiliki fondasi ekonomi yang nyata, baik dalam bentuk usaha, investasi yang sehat, maupun aset produktif yang memberikan nilai tambah. Dengan begitu, kaderisasi tidak hanya menghasilkan pemimpin organisasi, tetapi melahirkan pengusaha muda yang mandiri, produktif, dan berdaya saing
Jona mengatakan, HIPMI juga perlu mendorong anggotanya naik kelas, sehingga mampu bersaing di pasar global. Menurutnya, upaya ini bisa membangun orientasi usaha yang lebih luas, bahkan perdagangan lintas negara.
"Dengan demikian, kader Hipmi diharapkan tidak hanya menjadi pelaku usaha lokal, tetapi juga tumbuh sebagai pengusaha muda yang adaptif, berstandar, dan siap memasuki rantai nilai global," pungkasnya.
Kini ada delapan BPD HIPMI yang mendukung Jon, yakni BPD HIPMI Sumatera Utara, Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, dan Banten.