Medan Falcons Baru Raih Kemenangan Perdana di Laga Penutup Proliga 202

- Medan Falcons Tirta Bhagasasi akhirnya meraih kemenangan perdana di laga terakhir Proliga 2026 setelah menundukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-1 di GOR Candradimuka, Sentul.
- Meski tak berpengaruh pada klasemen, pertandingan berlangsung sengit empat set dengan reli panjang dan permainan agresif yang membawa Falcons menutup musim dengan hasil positif.
- Pelatih Ariyanto Joko mengapresiasi semangat timnya, sementara pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, tetap memuji performa lawan meski timnya sudah memastikan tiket final four.
Medan, IDN Times- Tak lagi menentukan nasib ke final four, laga penutup tetap menjadi panggung pembuktian bagi Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Tim pendatang baru itu akhirnya memecah kebuntuan kemenangan setelah menundukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-1 (32-34, 25-22, 25-17, 25-21) di GOR Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, Bogor, Sabtu (28/2/2026) malam.
Di tengah tujuh kekalahan sebelumnya pada babak reguler Proliga 2026, Fahri Septian dan kawan-kawan menutup musim dengan satu kemenangan.
1. Ariyanto Joko puas dengan respon anak asuhnya

Pelatih Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, mengaku puas dengan respons anak asuhnya di laga terakhir musim ini. “Anak-anak tampil tanpa beban. Paling tidak kita ada kemenangan sekali,” ujar Ariyanto usai pertandingan.
Menurutnya, performa tim pada laga ini berbeda dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya. “Permainan anak-anak berbeda malam ini. Mereka juga tampil semangat,” tambahnya.
2. Duel berlangsung ketat selama 4 set

Meski tak lagi berpengaruh pada klasemen, pertandingan berlangsung panas sejak awal. Set pertama menjadi duel sengit dengan reli panjang dan delapan kali deuce. Jakarta Garuda Jaya akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor tipis 34-32.
Tertinggal 0-1 tak membuat Tirta Bhagasasi goyah. Justru sebaliknya, mereka tampil lebih agresif di set kedua. Sejak awal unggul dalam perolehan angka, Tirta Bhagasasi mampu menyamakan kedudukan lewat kemenangan 25-22.
Momentum itu terus dijaga. Pada set ketiga, tim asuhan Ariyanto Joko Sutrisno tampil dominan dan menang cukup meyakinkan 25-17. Permainan disiplin dan serangan yang lebih efektif membuat Garuda Jaya kesulitan mengembangkan pola permainan.
Set keempat menjadi penegas kebangkitan. Tirta Bhagasasi menjaga konsistensi hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan 25-21 sekaligus memastikan skor akhir 3-1.
3. Jakarta Garuda Jaya sudah lebih dulu memastikan final four

Di kubu lawan, pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, tetap mengapresiasi perjuangan timnya meski sudah memastikan tiket final four. “Walaupun sudah lolos, anak-anak tetap ngotot ingin menang. Tapi Tirta Bhagasasi malam ini bermain bagus,” kata Nur.


















