Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kisah Lisna Tambunan, Guru Kristen yang Mengajar di Madrasah Toba

Kisah Lisna Tambunan, Guru Kristen yang Mengajar di Madrasah Toba
Lisna Novelina Tambunan seorang guru Kristen yang mengajar Penjasorkes di MIN Toba Samosir (Dok. Kemenag Sumut)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Lisna Novelina Tambunan, guru muda asal Toba, berhasil jadi ASN termuda di satuannya setelah menempuh perjalanan pendidikan penuh perjuangan dan kerja keras sejak kuliah di Universitas Negeri Medan.
  • Dengan keterbatasan ekonomi, Lisna belajar mandiri lewat media sosial dan YouTube hingga lolos CPNS Kemenag RI sebagai Guru Penjasorkes di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Toba.
  • Penugasan Lisna sebagai guru Kristen di madrasah menunjukkan praktik nyata moderasi beragama, di mana toleransi dan saling menghormati tumbuh dalam lingkungan kerja yang harmonis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Medan, IDN Times - Senyum ramah Lisna Novelina Tambunan menyembunyikan perjalanan panjang penuh perjuangan. Perempuan 23 tahun asal Toba ini kini jadi ASN termuda di satuan kerjanya, sekaligus guru Kristen yang mengajar Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (Penjasorkes) di Madrasah Ibtidaiyah Neger (MIN) Kabupaten Toba.

Perempuan ini lahir pada tahun 2022 silam dari keluarga sederhana, Lisna dibesarkan dengan nilai kerja keras. Berikut kisah Lisna Novelina Tambnan.

1. Mimpi menjadi guru olahraga membawanya gagal SNMPTN

IMG-20260603-WA0003.jpg
Lisna Novelina Tambunan seorang guru Kristen yang mengajar Penjasorkes di MIN Toba Samosir (Dok. Kemenag Sumut)

Ayahnya tukang lemari, ibunya ASN lulusan SMA yang percaya pendidikan bisa mengubah nasib anak. Mimpi menjadi guru olahraga membawanya gagal SNMPTN, lalu pandemi dan ekonomi keluarga makin berat. Orangtuanya sempat ragu sanggup biayai kuliah.

Lisna nggak nyerah. Lewat SBMPTN 2020 ia lolos ke Universitas Negeri Medan, Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi. Semester 3 hampir tumbang karena beratnya tugas dan fisik. Tapi nasihat ibunya terus terngiang. Kisah Lisna Tambunan, Guru Kristen yang Mengajar di Madrasah Toba. "Pilihan harus dipertanggungjawabkan sampai tuntas," ucapnya.

2. Lisna menguasai materi lainnya dari medsos dan YouTube

IMG-20260603-WA0004.jpg
Lisna Novelina Tambunan seorang guru Kristen yang mengajar Penjasorkes di MIN Toba Samosir (Dok. Kemenag Sumut)

Kini, menjadi guru honorer sambil kejar CPNS menjadi jalan hidupnya. Tidak ada bimbel mahal, dan tidak banyak membeli buku. Sebab, gaji honorer dihemat buat beli paket try out daring. Materi lain dipelajarinya dari medsos dan YouTube. Doa dan usaha berbuah manis. Lisna lolos CPNS Kemenag RI formasi Guru Ahli Pertama Penjasorkes. Penempatannya di wilayah Toba, daerah yang selalu jadi doa keluarganya.

Sebagai umat Kristen, ia ditugaskan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri. Dia mengakui awalnya cemas. "Bisa diterima nggak ya? Anak-anak gimana?" pikirnya.

Namun, kekhawatiran tersebut cepat sirna.Rekan guru menyambut hangat. Madrasah ngasih ruang nyaman tanpa paksa ikut ritual keagamaan di luar keyakinannya. Lisna pun membalas dengan hormat dan ikut budaya serta tata krama madrasah. Hubungan baik terjalin dengan murid dan warga. Kalau ditanya agama, ia menjawab santai sambil senyum.

"Saya Kristen, mengajar Penjasorkes di sini," tuturnya.

3. Kisah Lisna menjadi bukti nyata moderasi beragama

IMG-20260603-WA0002.jpg
Lisna Novelina Tambunan seorang guru Kristen yang mengajar Penjasorkes di MIN Toba Samosir (Dok. Kemenag Sumut)

Bagi Lisna, itu bukti nyata moderasi beragama. Bukan slogan di seminar, tapi hidup sehari-hari. Meskipun beda keyakinan, menurutnya membuat canggung kerja bareng, namun saling menghargai dan menberikan pelayanan terbaik ke murid.

Kisah Lisna menjadi pengingat mimpi agar dapat meraih keinginannya dengan berjuang. Serta doa orang tua yang luar biasa. Keberagaman juga menjadi kekuatan, jika diikat rasa hormat dan kasih sayang. Dari ruang kelas MIN di Toba, Lisna menghadirkan wajah moderasi beragama yang hidup dan menginspirasi.

Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More