Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lagi Keracunan di Karo, 35 Siswa SMKN 1 Merdeka Dirawat Usai Santap MBG
ilustrasi infus (unsplash.com/Olga Kononenko)
  • Sebanyak 35 siswa SMKN 1 Merdeka mendapat perawatan medis setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis pada Senin siang.
  • Seluruh siswa dievakuasi ke RS Amanda, Berastagi; lima telah pulang untuk rawat jalan dan 30 lainnya masih dirawat.
  • Pihak sekolah masih mendata siswa terdampak, sementara penyebab medis keluhan belum mendapat keterangan resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (14/9/2026) siang

35 siswa SMKN 1 Merdeka mendapat perawatan medis setelah menyantap menu MBG. Para siswa langsung dibawa ke RS Amanda, Berastagi.

Rabu (16/9/2026)

Kepala SMKN 1 Merdeka Mbina Bangun membenarkan kejadian tersebut kepada awak media.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    35 siswa SMKN 1 Merdeka mendapat perawatan medis setelah menyantap menu MBG.
  • Who?
    35 siswa SMKN 1 Merdeka, Kepala SMKN 1 Merdeka Mbina Bangun, dan tenaga medis RS Amanda.
  • Where?
    SMKN 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dan RS Amanda di Berastagi.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Senin (14/9/2026) siang. Mbina Bangun menyampaikan keterangan kepada awak media pada Rabu (16/9/2026).
  • Why?
    Penyebab medis keluhan belum ada keterangan resmi; dugaan keracunan masih perlu pemeriksaan pihak terkait.
  • How?
    Siswa yang mengalami keluhan langsung dievakuasi ke RS Amanda dan mendapat perawatan medis. Lima siswa telah pulang, sedangkan 30 siswa masih dirawat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebanyak 35 kakak siswa di SMKN 1 Merdeka sakit setelah makan menu MBG pada Senin siang. Mereka dibawa ke RS Amanda. Lima kakak sudah pulang, tetapi 30 kakak masih dirawat. Sekolah masih menghitung siswa yang terkena. Belum ada keterangan resmi tentang penyebab keluhan mereka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penanganan medis segera di RS Amanda memungkinkan seluruh siswa yang mengalami keluhan mendapat perawatan dari tenaga medis. Lima dari 35 siswa telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan, sementara pihak sekolah masih mendata siswa terdampak untuk memastikan jumlah serta informasi terkait kejadian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karo, IDN Times – Sebanyak 35 siswa SMKN 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mendapat perawatan medis setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (14/9/2026) siang.

Kepala SMKN 1 Merdeka, Mbina Bangun, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, puluhan siswa langsung dibawa ke RS Amanda, Berastagi, untuk mendapatkan penanganan medis.

“Sekitar 35 orang yang kena, semalam langsung dibawa ke RS Amanda,” ujar Mbina Bangun kepada awak media, Rabu (16/9/2026).

1. Sebanyak 35 siswa dibawa ke rumah sakit

Ilustrasi infus(https://unsplash.com/)

Mbina mengatakan seluruh siswa yang mengalami keluhan setelah menyantap menu MBG langsung dievakuasi ke RS Amanda. Mereka kemudian mendapat perawatan dari tenaga medis.

Dari 35 siswa tersebut, lima orang telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan. Mereka selanjutnya menjalani rawat jalan dan diminta kembali mendapat perawatan apabila mengalami keluhan kesehatan.

“Lima sudah pulang atau berobat jalan apabila ada keluhan lagi,” katanya.

2. Sebanyak 30 siswa masih menjalani perawatan

ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Irma Yudistirani)

Sementara itu, 30 siswa lainnya masih menjalani perawatan di RS Amanda berdasarkan keterangan pihak sekolah.

Mbina mengatakan pihak sekolah masih melakukan pendataan lebih lanjut terhadap siswa yang terdampak. Pendataan dilakukan untuk memastikan jumlah siswa yang mengalami keluhan serta informasi lainnya terkait kejadian tersebut.

“Lebih lanjut berapa siswi dan siswa yang terdampak keracunan serta kejuruannya, ini lagi kita data dan akan diinfokan lanjut,” katanya.

3. Kejadian terjadi setelah menyantap menu MBG

Ilustrasi MBG. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Kejadian di SMKN 1 Merdeka berlangsung setelah para siswa menyantap menu MBG pada Senin siang.

Namun, berdasarkan bahan yang tersedia, belum ada keterangan resmi yang memastikan bahwa makanan MBG menjadi penyebab medis keluhan yang dialami para siswa. Karena itu, dugaan keracunan masih perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan pihak terkait.

Kasus ini juga terjadi kurang dari satu bulan setelah kejadian serupa yang sebelumnya menimpa ratusan siswa di wilayah Berastagi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article