Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sandiaga Soroti 2 Juta WNI Berobat ke Luar, Medical Tourism Peluang

Kota Medan
2 min read
Sandiaga Soroti 2 Juta WNI Berobat ke Luar, Medical Tourism Peluang
Diskusi Sandi Connect #11 bersama OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia (Dok. Apollo Hospitals Hub Indonesia)
  • Hampir 2 juta WNI berobat ke luar negeri setiap tahun untuk mencari spesialis, second opinion, teknologi medis, pengalaman layanan rumah sakit, dan layanan terintegrasi.
  • Apollo Hospitals Hub Indonesia memperkenalkan layanan rujukan internasional, termasuk transplantasi, bedah robotik, terapi proton, serta pendampingan rekam medis, konsultasi, visa medis, dan keberangkatan.
  • Sandiaga menilai medical tourism sebagai tantangan kesenjangan layanan sekaligus peluang kolaborasi Indonesia-India untuk teknologi, keahlian medis, edukasi, dan penguatan ekosistem kesehatan, termasuk di Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI periode 2020-2024 sekaligus Ketua Umum Indonesia Health Tourism Society (IHTS), Sandiaga Salahuddin Uno, menyoroti besarnya jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang memilih berobat ke luar negeri setiap tahun.

Hal itu disampaikan Sandiaga dalam diskusi "Sandi Connect #11" yang merupakan kolaborasi OK OCE Indonesia dengan Apollo Hospitals Hub Indonesia.

"Medical tourism bukan sekadar perjalanan orang sakit, tetapi sebuah ekosistem ekonomi luas yang melibatkan teknologi, hospitality, hingga peluang bisnis kreatif bagi bangsa kita," ujar Sandiaga.

  1. 1. Hampir 2 Juta WNI berobat ke luar negeri

    IMG-20260916-WA0016.jpg
    Diskusi Sandi Connect #11 bersama OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia (Dok. Apollo Hospitals Hub Indonesia)

    Dalam materi diskusi disebutkan, hampir 2 juta WNI melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berobat setiap tahunnya.

    Fenomena itu tidak hanya dipengaruhi faktor biaya. Pasien Indonesia juga mencari dokter spesialis tertentu, second opinion, teknologi medis terkini, pengalaman pelayanan rumah sakit, hingga layanan yang terintegrasi.

    Pertanyaan utama yang dibahas dalam diskusi adalah apa sebenarnya yang dicari pasien Indonesia ketika memilih berobat ke luar negeri.

  2. 2. Apollo Hospitals perkenalkan layanan Internasional

    IMG-20260916-WA0014.jpg
    Diskusi Sandi Connect #11 bersama OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia (Dok. Apollo Hospitals Hub Indonesia)

    Pada kesempatan tersebut, Apollo Hospitals Hub Indonesia memperkenalkan kapabilitas Apollo Hospitals India sebagai salah satu jaringan rumah sakit rujukan pasien internasional.

    Beberapa teknologi dan layanan unggulan yang dimiliki di antaranya transplantasi liver, ginjal, jantung, sumsum tulang, dan multi-organ, robotic surgery, proton therapy, ZAP-X untuk tumor otak, cyberknife radiosurgery, digital PET CT, serta teknologi MRI dan CT canggih.

    Apollo Hospitals juga memiliki layanan International Patient Services. Layanan itu membantu pasien mulai dari pengiriman rekam medis, konsultasi dengan dokter spesialis, second opinion, hingga pendampingan pengurusan medical visa dan keberangkatan ke India.

    Direktur Apollo Hospitals Hub Indonesia Ribkah Darmawanti dan Business Development Manager Sherena A Maharayni turut hadir sebagai narasumber dalam diskusi tersebut.

  3. 3. Tantangan dan peluang bagi Indonesia

    IMG-20260916-WA0015.jpg
    Diskusi Sandi Connect #11 bersama OK OCE Indonesia dan Apollo Hospitals Hub Indonesia (Dok. Apollo Hospitals Hub Indonesia)

    Sandiaga menilai fenomena medical tourism menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia. Di satu sisi, meningkatnya masyarakat yang berobat ke luar negeri menunjukkan masih adanya kesenjangan layanan. Di sisi lain, hal itu membuka ruang untuk membangun kolaborasi lintas negara dan meningkatkan kualitas ekosistem kesehatan nasional.

    Bagi daerah seperti Sumatra Utara, khususnya Kota Medan, isu ini memiliki relevansi strategis. Medan memiliki posisi geografis yang dekat dengan negara-negara tujuan medical tourism serta telah memiliki ekosistem yang berkaitan dengan wisata medis.

    Melalui Apollo Hospitals Hub Indonesia, kolaborasi antara institusi kesehatan Indonesia dan India dapat dikembangkan. Bentuk kerja sama tidak hanya pada patient referral, tetapi juga akses teknologi kesehatan, medical expertise, edukasi, dan pengembangan ekosistem kesehatan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More