ilustrasi ibu memakaikan baju pada anak (pexels.com/august-de-richelieu)
Ambil contoh urusan popok. Membeli popok mungkin hanya butuh waktu beberapa menit kalau toko dekat rumah. Tapi sebelum itu, seseorang harus sadar bahwa stok hampir habis. Ia juga harus ingat ukuran yang dipakai anak, merek yang biasanya cocok, kira-kira berapa banyak yang dibutuhkan, dan apakah uang belanja masih cukup.
Kadang pekerjaan semacam ini tidak dianggap sebagai pekerjaan karena tidak kelihatan. Tidak ada cucian yang menumpuk atau lantai yang kotor. Ingatan malah tetap bekerja.
Sosiolog Allison Daminger pernah meneliti pekerjaan kognitif di dalam rumah tangga. Dalam penelitiannya yang terbit di American Sociological Review pada 2019, ia membaginya ke dalam empat bagian: mengantisipasi kebutuhan, mencari pilihan, mengambil keputusan, dan memantau hasil. Penelitian tersebut menggunakan 70 wawancara mendalam dengan anggota dari 35 pasangan.
Gambaran itu cukup dekat dengan banyak urusan kecil di rumah. Saat anak akan dibawa ke posyandu, misalnya, ada yang harus mengingat jadwalnya. Lalu mengecek buku kesehatan, menyiapkan popok cadangan, pakaian ganti, tisu, botol minum, dan barang lain yang mungkin dibutuhkan. Semua bisa selesai dalam satu tas, tetapi proses mengingatnya bisa dimulai sejak sehari sebelumnya.
Penelitian Elizabeth Aviv dan koleganya pada 2024 juga menemukan bahwa porsi pekerjaan perencanaan rumah tangga yang lebih besar berkaitan dengan stres, kelelahan, dan kualitas hubungan yang lebih rendah.
Studi yang diterbitkan dalam Archives of Women’s Mental Health itu melibatkan 322 ibu dengan anak kecil di Amerika Serikat. Temuan tersebut menunjukkan hubungan antarvariabel dan tidak secara khusus menggambarkan kondisi ibu muda di Indonesia.
Kalau ingin melihat seperti apa pekerjaan yang selama ini “tinggal di kepala”, coba catat kegiatan rumah selama satu hari.
Jangan hanya menulis “cuci baju anak”. Tulis juga siapa yang sadar baju bersih tinggal sedikit, siapa yang mengingat pakaian untuk besok, dan siapa yang memastikan semuanya sudah kering sebelum dibutuhkan.
Kadang, dari daftar sesederhana itu, pembagian kerja yang selama ini terasa samar mulai terlihat.