Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jika Terjadi Gempa saat Berkendara, Apa yang Harus Dilakukan?

Kota Medan
Jika Terjadi Gempa saat Berkendara, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi Safety Riding (Dok. Indako)
Share Article

Gempa mengguncang beberapa provinsi di Indonesia. Selain Nusa Tenggara, wilayah Simalungun, Provinsi Sumatra Utara juga diguncang gempa pada Sabtu (15/8/2026).

Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, Sofiyan Hazri, mengingatkan beberapa hal yang dapat dilakukan pengendara apabila merasakan gempa saat sedang berada di atas sepeda motor.

“Hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan berusaha mengendalikan kendaraan. Jika guncangan terasa saat berkendara, segera kurangi kecepatan dan hentikan kendaraan di lokasi yang aman. Jangan memaksakan diri untuk terus berkendara karena kondisi guncangan dapat memengaruhi konsentrasi dan pengendalian kendaraan,” jelas Sofiyan.

Setelah kendaraan berhenti, pengendara disarankan mencari lokasi yang relatif terbuka dan menjauh dari bangunan, pepohonan, tiang, maupun benda lain yang berpotensi jatuh. Kendaraan dapat diparkir dengan aman menggunakan standar satu sebelum pengendara mencari tempat yang lebih aman untuk berlindung.

Sofiyan juga mengingatkan agar pengendara tidak berhenti atau berlindung di tengah jalan raya. Selain berpotensi menghambat arus lalu lintas, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko apabila terdapat kendaraan lain yang kehilangan kendali atau pengemudinya mengalami kepanikan.

“Setelah berada di tempat yang aman, pengendara dapat menghubungi keluarga atau kerabat untuk memastikan kondisi masing-masing. Area terbuka seperti lapangan atau taman dapat menjadi pilihan selama lokasinya aman dan jauh dari potensi benda yang dapat jatuh. Yang terpenting, jangan panik dan tetap perhatikan kondisi sekitar,” tambah Sofiyan.

Melalui semangat #cari_aman, Honda Indako terus mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan berkendara yang mengutamakan keselamatan, termasuk memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di perjalanan.

“Kami berharap edukasi sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari tetap tenang, saling peduli, dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan,” tutup Gunarko.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More