Medan, IDN Times – Hutan yang menjadi rumah bagi orangutan di Sumatra terus menyusut. Hasil survei populasi orangutan di Sumatra yang dilaksanakan Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) pada 2021 – 2023 mencatat kehilangan tutupan hutan mencapai 131.030 hektare dalam rentang 2011–2023. Artinya sekitar 10.079 hektare hutan hilang setiap tahunnya. Jika disimulasikan, luas hutan yang hilang sejak 2011 sama dengan sekitar 183.500 lapangan sepak bola berstandar FIFA.
Pada periode yang sama, analisis survei menunjukkan adanya korelasi kuat antara kehilangan tutupan hutan dan perubahan populasi orangutan. Model yang digunakan memperkirakan kehilangan satu individu orangutan berkaitan dengan setiap sekitar 74 hektare hutan yang hilang. Temuan ini memperlihatkan bahwa menjaga populasi orangutan tidak bisa dilepaskan dari menjaga habitatnya.
