Cahaya merah berpijar terlihat di kawah puncak Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026) dinihari. Pijaran tersebut berasal dari material vulkanik bersuhu tinggi yang berada di sekitar kawah. (IDN Times/Prayugo Utomo)
Di tengah fenomena lahar hujan, aktivitas vulkanik Gunung Sinabung hingga saat ini masih terpantau. Armen mengatakan gempa-gempa vulkanik masih terjadi dan aktivitas gunung masih mengalami fluktuasi.
Secara visual, asap dari kawah masih terlihat tebal dan berwarna kebiruan. Selain itu, pijaran cahaya merah dari dalam gunung juga masih terlihat.
“Gempa-gempa vulkaniknya masih ada. Dilihat untuk Gunung Api Sinabung masih fluktuatif aktivitasnya,” kata Armen.
Armen menyebut belum ada peningkatan aktivitas hingga saat ini. Namun, aktivitas Gunung Sinabung masih berada pada tingkat tinggi dan statusnya belum mengalami perubahan. “Sampai saat ini belum. Ya, sampai saat ini masih tinggi, tapi masih dalam kategori siaga,” ujarnya.
Hingga informasi tersebut disampaikan, status Gunung Api Sinabung masih belum berubah. Posisinya masih pada Level III (Siaga).