Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harper Medan Miliki Nakhoda Baru, Ini Targetnya untuk Tingkatkan Hunian
M. Kaushin Mar sebagai Hotel Manager Harper Wahid Hasyim Medan (Dok. Harper Wahid Hasyim)
  • Hotel Harper Wahid Hasyim Medan resmi menunjuk M. Kaushin Mar sebagai Hotel Manager baru untuk memperkuat posisi hotel di tengah pertumbuhan pesat pariwisata Kota Medan.
  • Kaushin membawa pengalaman memimpin Favehotel Pekanbaru dan akan fokus pada tiga pilar utama: transformasi digital, pengembangan talenta lokal, serta penyegaran sektor kuliner dan fasilitas workcation.
  • Kepemimpinan baru menekankan personalisasi layanan berbasis teknologi agar tamu merasakan kenyamanan seperti di rumah kedua, sekaligus mendukung ekonomi kreatif dan pariwisata Medan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2021–2026

M. Kaushin Mar memimpin Favehotel Pekanbaru sebagai Hotel Manager di bawah naungan Archipelago International.

kini

Hotel Harper Wahid Hasyim Medan resmi menunjuk M. Kaushin Mar sebagai Hotel Manager dan memulai era baru dengan fokus pada transformasi digital, penguatan talenta lokal, serta inovasi kuliner dan workcation.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Hotel Harper Wahid Hasyim Medan resmi menunjuk M. Kaushin Mar sebagai Hotel Manager baru untuk memimpin era transformasi digital dan inovasi layanan perhotelan di Medan.
  • Who?
    M. Kaushin Mar, mantan Hotel Manager Favehotel Pekanbaru, kini memimpin Harper Wahid Hasyim Medan di bawah jaringan Archipelago International.
  • Where?
    Penunjukan dan program kepemimpinan baru berlangsung di Hotel Harper Wahid Hasyim, Kota Medan, Sumatera Utara.
  • When?
    Perubahan manajemen diumumkan pada periode terbaru tahun ini saat hotel memasuki fase pertumbuhan yang lebih dinamis.
  • Why?
    Kebijakan ini dilakukan untuk memperkuat posisi Harper Medan dalam menghadapi perkembangan pesat pariwisata kota serta meningkatkan pengalaman tamu secara menyeluruh.
  • How?
    Penerapan strategi difokuskan pada tiga pilar utama: transformasi digital layanan tamu, pengembangan talenta lokal, serta penyegaran sektor kuliner dan fasilitas workcation.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hotel Harper di Medan sekarang punya bos baru namanya Pak Kaushin. Dulu dia kerja di hotel lain di Pekanbaru. Sekarang dia mau bikin hotel ini jadi lebih canggih dan seru. Katanya mau pakai teknologi, ajak orang lokal kerja bagus, dan bikin makanan enak. Hotelnya mau terasa kayak rumah kedua buat tamu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penunjukan M. Kaushin Mar sebagai Hotel Manager Harper Wahid Hasyim Medan mencerminkan semangat pembaruan yang konstruktif dalam industri perhotelan kota ini. Dengan fokus pada transformasi digital, penguatan talenta lokal, dan inovasi kuliner, manajemen baru menunjukkan arah yang progresif untuk menghadirkan pengalaman menginap lebih personal, efisien, dan tetap hangat bagi setiap tamu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Hotel Harper Wahid Hasyim Medan resmi memasuki babak baru. Memasuki fase pertumbuhan yang dinamis, manajemen hotel menunjuk M. Kaushin Mar sebagai Hotel Manager untuk membawa konsep hunian modern yang hangat jadi lebih adaptif dan inovatif.

Penunjukan strategis ini sekaligus mempertegas komitmen Harper Wahid Hasyim Medan dalam menjawab pesatnya perkembangan pariwisata Kota Medan. Targetnya adalah pengalaman menginap yang tak sekadar memenuhi, tapi melampaui ekspektasi tamu bisnis maupun wisatawan domestik-internasional.

1. Kaushin pernah memimpin Favehotel Pekanbaru

Momen acara sambutan Kaushin Mar sebagai Hotel Manager baru Harper Wahid Hasyim Medan bersama dengan jajaran Kepala Departemen (Dok. Harper Wahid Hasyim)

M. Kaushin Mar datang dengan rekam jejak solid di industri hospitality dalam memberikan pelayanan yang baik. Sebelum menahkodai Harper Medan, dia sukses memimpin Favehotel Pekanbaru sebagai Hotel Manager selama 2021-2026.

Keduanya berada di bawah naungan Archipelago International. Pengalaman 5 tahun lebih menakhodai sesama brand Archipelago itu jadi modal utama, ia mengakselerasi Harper Medan melangkah lebih jauh.

2. Fokus 3 pilar yakni digital, talenta lokal, dan kuliner

M. Kaushin Mar sebagai Hotel Manager Harper Wahid Hasyim Medan (Dok. Harper Wahid Hasyim)

Di bawah kepemimpinan baru, 3 pilar jadi prioritas. Pertama, percepatan transformasi digital layanan tamu. Kedua, penguatan kompetensi talenta lokal atau staf hotel. Ketiga, penyegaran sektor kuliner atau (Food and Beverage) serta fasilitas workcation (bekerja sambil liburan) untuk menjawab tren pelancong modern.

"Sebuah kehormatan besar memimpin tim luar biasa di Harper Wahid Hasyim Medan. Langkah kami ke depan tentang relevansi, inovasi, dan konsistensi. Fokus utama kami penyegaran mutu di setiap lini operasional. Bersama tim, siap membawa hotel ini menuju era baru pelayanan yang lebih adaptif untuk melampaui ekspektasi pasar, tanpa mengurangi esensi keramahan tulus yang jadi identitas Harper," ujar M. Kaushin Mar, Hotel Manager Harper Wahid Hasyim Medan.

3. Manajemen adaptif dan tamu bisa merasakan "Rumah Kedua"

M. Kaushin Mar bersama seluruh staf hotel Harper Wahid Hasyim Medan (Dok. Harper Wahid Hasyim)

Era baru ini akan menitikberatkan personalisasi pengalaman menginap lewat sentuhan teknologi dan pelayanan dinamis. Pendekatannya dirancang untuk pelancong modern yang butuh efisiensi tapi tetap menginginkan kehangatan interaksi.

Visinya, yakni menjadikan Harper bukan sekadar tempat singgah, melainkan "rumah kedua" yang menginspirasi bagi pelaku bisnis dan wisatawan di Medan.

Inovasi yang bisa dinantikan untuk para tamu antara lain fasilitas kerja jarak jauh yang nyaman untuk workcation, menu autentik dengan presentasi modern, hingga kolaborasi aktif dengan komunitas kreatif Medan.

Transisi kepemimpinan ini menandai langkah awal serangkaian rencana strategis Harper Wahid Hasyim Medan. Hotel ini berkomitmen dan konsisten berkontribusi positif bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Medan.

Editorial Team

Related Article