Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pasokan Meningkat, Harga Cabai dan Ayam di Medan Turun
Cabai merah di Pasar Pagi Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • Harga cabai merah di pasar tradisional Medan turun dari sempat di atas Rp80.000 menjadi mayoritas Rp50.000-Rp68.000 per kilogram, didorong peningkatan pasokan yang mengendap di pedagang.

  • Penurunan cabai merah terjadi pada awal pekan, berlawanan dengan pola biasanya, sementara cabai rawit tetap Rp73.000-Rp80.000, cabai hijau Rp52.000, dan cabai caplak Rp85.000 per kilogram.

  • Harga daging ayam di Pasar Simpang Limun turun dari Rp41.000 menjadi Rp38.000 per kilogram akibat pasokan meningkat empat pekan terakhir dan permintaan melemah; kedua komoditas berpotensi menahan inflasi Oktober.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
empat pekan terakhir

Pasokan daging ayam meningkat, sementara permintaan cenderung menurun. Kondisi ini menjadi pemicu utama penurunan harga ayam.

Jumat lalu

Pedagang menjual daging ayam seharga Rp41.000 per kilogram.

awal pekan ini

Harga cabai merah di pasar tradisional Medan turun, dengan mayoritas pedagang menjualnya pada kisaran Rp50.000 hingga Rp68.000 per kilogram. Harga daging ayam juga turun menjadi Rp38.000 per kilogram.

Senin (13/10/2026)

Gunawan Benjamin menyatakan peningkatan pasokan cabai merah yang mengendap di pedagang meredam volatilitas harga sementara.

Oktober ini

Pasokan cabai dan daging ayam yang melimpah diproyeksikan menahan inflasi dan berpotensi menyumbang deflasi.

kini

Cabai merah yang sempat dijual di atas Rp80.000 per kilogram kini banyak ditransaksikan di kisaran Rp50.000 per kilogram.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kota Medan turun dari sebelumnya di atas Rp80.000 menjadi mayoritas Rp50.000 hingga Rp68.000 per kilogram. Harga daging ayam juga turun dari Rp41.000 menjadi Rp38.000 per kilogram.
  • Who?
    Pedagang pasar tradisional di Kota Medan, pembeli komoditas pangan, serta pengamat ekonomi Sumatera Utara Gunawan Benjamin terlibat dalam pemantauan perubahan harga tersebut.
  • Where?
    Penurunan harga terpantau di sejumlah pasar tradisional Kota Medan, Sumatera Utara, termasuk Pasar Simpang Limun untuk daging ayam.
  • When?
    Perubahan harga terpantau pada awal pekan, dengan keterangan Gunawan Benjamin disampaikan pada Senin, 13 Oktober 2026.
  • Why?
    Harga cabai merah turun karena pasokan yang mengendap di pedagang meningkat. Harga daging ayam turun akibat kenaikan pasokan selama empat pekan terakhir, sementara permintaan cenderung menurun.
  • How?
    Pemantauan langsung menunjukkan penurunan belum serentak: sebagian pedagang masih menjual cabai merah Rp80.000 per kilogram, sementara mayoritas berada pada kisaran Rp50.000 hingga Rp68.000 per kilogram.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Harga cabai merah di pasar Medan turun dari lebih Rp80 ribu jadi sekitar Rp50 ribu per kilo. Cabai lebih banyak datang, jadi harganya turun. Tapi cabai rawit masih mahal. Harga daging ayam juga turun dari Rp41 ribu jadi Rp38 ribu per kilo karena ayamnya lebih banyak. Sekarang orang bisa beli lebih murah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penurunan harga cabai merah dan daging ayam memberi ruang bernapas bagi pembeli di pasar tradisional Medan. Membaiknya pasokan tidak hanya membuat cabai awal pekan lebih murah daripada menjelang akhir pekan, tetapi juga berpotensi meredam gejolak harga sementara. Kelimpahan pasokan kedua komoditas turut membuka peluang menahan inflasi pada Oktober.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Hasil pengecekan di pasar tradisional Kota Medan menunjukkan harga cabai merah mengalami penurunan pada awal pekan ini. Komoditas yang sempat dijual di atas Rp80.000 per kilogram, kini banyak ditransaksikan di kisaran Rp50.000 per kilogram.

Berdasarkan pemantauan langsung di sejumlah pasar tradisional, penurunan tidak terjadi serentak. Sebagian pedagang masih menjual cabai merah Rp80.000 per kilogram, namun mayoritas sudah menjual di rentang Rp50.000 hingga Rp65.000 - Rp68.000 per kilogram.

1. Awal pekan ini harga justru lebih murah dibandingkan jelang akhir pekan lalu

Cabai dan tomat di Pasar Pagi Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Seperti di Pasar Pagi Setia Budi, menjual cabai merah Rp70 ribu per kg yang sebelumnya Rp90 ribu, cabai caplak Rp82 ribu dan tomat rp19 per kg sebelumnya Rp17 ribu.

Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, dari hasil survei ke pedagang, penurunan harga lebih dipicu oleh membaiknya sisi pasokan.

"Pasokan cabai merah yang mengendap di pedagang terpantau alami peningkatan, sehingga akan meredam volatilitas harga untuk sementara waktu," ujar Gunawan, Senin (13/10/2026).

Gunawan menyebut tren ini cukup unik karena menabrak kebiasaan lama. Biasanya, setiap awal pekan harga cabai justru naik, terutama jika pasokan banyak didatangkan dari luar Sumut. Namun pada awal pekan ini, harga justru lebih murah dibandingkan jelang akhir pekan lalu.

Meski cabai merah turun, harga cabai lainnya di pasar tradisional masih bertahan tinggi. Dari hasil cek faktual, cabai rawit masih di kisaran Rp73.000–Rp80.000 per kilogram, cabai hijau Rp52.000 per kilogram, dan cabai caplak Rp85.000 per kilogram.

2. Selain cabai harga daging ayam juga turun

Daging ayam di Pasar Pagi Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Selain cabai, harga daging ayam di pasar tradisional seperti pasar Simpang Limun Medan juga menunjukkan penurunan.

Sebelumnya, para pedagang yang pada Jumat lalu menjual Rp41.000 per kilogram, pada awal pekan ini menjadi Rp38.000 per kilogram.

Hal yang sama juga ada di Pajak Pemda atau Pasar Tradisional Karya Anak Bangsa simpang Pemda Medan.

Harga ayam dijual berkisar Rp38 ribu per Kg. Penurunan juga terpantau merata di level pedagang besar.

3. Kenaikan pasokan dalam empat pekan terakhir menjadi pemicu utama turunnya harga daging ayam

Daging ayam di Pasar Pagi Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Menurut Gunawan, kenaikan pasokan dalam empat pekan terakhir menjadi pemicu utama turunnya harga daging ayam. Sementara di sisi permintaan justru cenderung menurun, padahal harga pokok produksi (HPP) sedang dalam tren naik.

Dengan kondisi pasokan yang melimpah di pasar tradisional, kedua komoditas ini diproyeksikan menjadi penahan inflasi dan berpotensi menyumbang deflasi pada Oktober ini.

Curated For You

Editorial Team

Related Article