Tak Sekadar Pesan Taksi, Ini 3 Fitur Baru MyBlueBird

Bluebird memperluas MyBluebird menjadi platform mobilitas terpadu untuk pemesanan taksi, sewa mobil, perjalanan bandara, dan pengiriman barang; aplikasi ini menyumbang lebih dari 40 persen total pemesanan perusahaan.
Tiga inovasi terbaru mencakup Rent untuk reservasi Goldenbird per jam atau harian, Airport Transfer dengan tarif termasuk tol dan koneksi nomor penerbangan, serta Multi-Select untuk memilih beberapa layanan taksi.
MyBluebird juga menyediakan Advance Booking, Fixed Price, Multi-Payment, EZPay, Subscription, serta layanan Bluebird Kirim guna mendukung perencanaan perjalanan, kepastian tarif, pembayaran non-tunai, dan pengiriman barang.
Medan, IDN Times – Kebutuhan transportasi setiap orang tidak selalu sama. Sebagian orang ingin memesan kendaraan untuk perjalanan terjadwal, sementara lainnya membutuhkan fleksibilitas dalam memilih armada atau layanan sesuai situasi. Perubahan kebutuhan ini mendorong Bluebird Group memperluas fungsi aplikasi MyBluebird sebagai akses digital ke berbagai layanan mobilitas.
Melalui kampanye MyBluebird, My Way, Bluebird memperkenalkan pengembangan aplikasi yang memungkinkan pelanggan mengakses beragam layanan dalam satu platform. Aplikasi ini tidak hanya digunakan untuk memesan taksi, tetapi juga mendukung kebutuhan sewa mobil, perjalanan bandara, hingga pengiriman barang.
Perkembangan tersebut sejalan dengan meningkatnya minat konsumen terhadap layanan yang lebih personal. Berdasarkan ASEAN Consumer Sentiment Study 2024 dari UOB dan Boston Consulting Group (BCG), sebanyak 84 persen konsumen Indonesia memilih penawaran yang dipersonalisasi. Dari jumlah tersebut, 65 persen memilih menerima penawaran melalui aplikasi seluler.
Bluebird juga menyebut MyBluebird kini menyumbang lebih dari 40 persen terhadap total pemesanan perusahaan dari seluruh kanal.
1. Berawal dari reservasi taksi digital

Jajaran armada BlueBird (dok.BlueBird) Transformasi digital Bluebird telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Pada 2011, perusahaan memperkenalkan Taxi Mobile Reservation, layanan reservasi taksi melalui perangkat BlackBerry yang menjadi salah satu langkah awal digitalisasi pemesanan taksi di Indonesia.
Seiring perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan pelanggan, layanan tersebut kemudian berevolusi melalui aplikasi MyBluebird. Fungsinya terus diperluas agar pelanggan dapat mengakses lebih banyak pilihan mobilitas tanpa harus menggunakan aplikasi berbeda untuk setiap kebutuhan.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan pengembangan teknologi perusahaan berangkat dari upaya memahami kebutuhan pelanggan.
“Teknologi memberi kami cara baru untuk mengikuti bagaimana masyarakat bergerak, tetapi memahami kebutuhan mobilitas akan selalu menjadi titik awal kami. Dengan mendengarkan pelanggan, kami terus mengembangkan teknologi sebagai penghubung berbagai pilihan mobilitas. Sebagai perusahaan mobilitas, Bluebird Group menghadikan MyBluebird menjadi salah satu kanal digital untuk mengakses dan memesan berbagai pilihan layanan,” ujarnya.
2. Tiga fitur baru MyBluebird untuk kebutuhan perjalanan berbeda

Taksi Bluebird di Solo. (IDN Times/Larasati Rey) Dalam pengembangan terbarunya, MyBluebird menghadirkan tiga inovasi, yakni Multi-Select, Airport Transfer, serta penyempurnaan fitur Rent. Ketiganya dirancang untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi pelanggan dalam mengatur perjalanan.
Pertama, fitur Rent. Melalui fitur ini, pelanggan dapat melihat pilihan kendaraan Goldenbird, membandingkan variasi armada dan estimasi biaya, hingga melakukan reservasi sewa mobil. Pilihannya mencakup kebutuhan penyewaan per jam (hourly) maupun harian (daily).
Kedua, Airport Transfer. Layanan ini menyediakan pilihan armada Goldenbird untuk perjalanan menuju atau dari bandara melalui fitur Ride. Pelanggan dapat memilih jenis kendaraan sesuai kebutuhan, dengan tarif yang sudah mencakup biaya tol. Nomor penerbangan juga dapat dihubungkan untuk membantu perencanaan perjalanan.
Ketiga, fitur Multi-Select. Fitur ini memungkinkan pelanggan memilih lebih dari satu jenis layanan taksi dalam satu kali pemesanan. Selanjutnya, armada terdekat dengan lokasi pelanggan akan ditugaskan untuk melakukan penjemputan.
Selain ketiga inovasi tersebut, pelanggan juga bisa menggunakan layanan Bluebird Kirim melalui fitur Delivery untuk kebutuhan pengiriman barang.
3. Ada Advance Booking hingga pilihan pembayaran non-tunai

Taksi Bluebird di Solo. (IDN Times/Larasati Rey) MyBluebird turut menyediakan sejumlah fitur pendukung untuk mempermudah pelanggan merencanakan perjalanan. Advance Booking memungkinkan pemesanan kendaraan dilakukan lebih awal. Sementara itu, Fixed Price memberikan kepastian tarif sebelum perjalanan dilakukan.
Dari sisi pembayaran, tersedia Multi-Payment dengan beragam pilihan metode transaksi. Ada pula EZPay yang memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran secara non-tunai meskipun menghentikan taksi langsung dari jalan atau pangkalan.
Bagi pengguna rutin, MyBluebird menawarkan Subscription berupa paket perjalanan yang dapat menjadi pilihan untuk memperoleh tarif lebih hemat.
Andre mengatakan pengembangan aplikasi tersebut bertujuan memberikan keleluasaan kepada pelanggan untuk menentukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Pada akhirnya, tidak ada satu cara bergerak yang berlaku bagi semua orang. Yang kami ingin hadirkan melalui MyBluebird adalah kebebasan untuk memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan cara masing-masing. Karena mobilitas bukan tentang mengikuti satu cara, tetapi menemukan cara yang paling tepat bagi setiap orang,” tutupnya.








![[BREAKING] Banjir Terjang Langkat dan Binjai, BPBD Masih Data Dampak](https://image.idntimes.com/post/20260927/reactnativeblobutiltmp_gvxq75x0oikaixawuwilso_e0e38ffd-9ac7-4d80-a64e-2ab602786483.jpeg)

![[BREAKING] Sungai Tamiang Meluap, Sejumlah Daerah Terendam](https://image.idntimes.com/post/20260915/ilustrasi_banjir_62663e7e-1ca6-493a-aded-ff8ea57e1373.png)










