Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

11 Bulan Pascabanjir Jembatan Belum Ada, Warga Aceh Hanyut di Sungai

Kota Medan
2 min read
11 Bulan Pascabanjir Jembatan Belum Ada, Warga Aceh Hanyut di Sungai
Salah satu jembatan gantung penghubung Kampung Jamat dengan Kampung Reje Payung di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pascabanjir bandang November 2025. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
  • Endang, warga Kampung Delung Sekinel, hanyut saat menyeberangi sungai di Kampung Jamat menuju kebun pada Minggu pagi. Hingga berita diturunkan, warga masih melakukan pencarian.
  • Tiga jembatan gantung di Mukim Wih Ni Dusun Jamat putus akibat banjir bandang November 2025. Sejumlah jembatan darurat yang dibangun warga dan TNI juga kembali rusak diterjang air.
  • Sebelas bulan setelah banjir, belum ada jembatan baru dibangun. Warga Kampung Jamat, Reje Payung, dan daerah sekitar masih menyeberangi sungai untuk menuju kebun maupun kampung lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banda Aceh, IDN Times - Seorang warga Kampung Delung Sekinel, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terbawa arus saat menyeberang sungai pada Minggu (11/10/2026). Sungai tersebut di Kampung Jamat, daerah setempat,

Untuk diketahui, tiga jembatan yang ada di Mukim Wih Ni Dusun Jamat, termasuk di Gampong Jamat, putus akibat banjir bandang melanda daerah tersebut pada 26 November 2025.

  1. 1. Korban akan pergi kerja ke kebun

    DSC04539.jpg
    Salah satu jembatan gantung penghubung Kampung Jamat dengan Kampung Reje Payung di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pascabanjir bandang November 2025. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

    Reje Kampung Jamat, Yusradi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat korban bernama, Endang, menyeberangi sungai dan ada warga yang melihat ia terbawa arus deras.

    "Saat ini kami bersama warga sedang melakukan pencarian," kata Yusradi, Minggu.

    Hingga berita ini diturunkan, korban masih dinyatakan hilang. Warga Kampung Jamat dan Kampung Delung Sekinel masih menyisir aliran sungai.

  2. 2. Tiga jembatan gantung putus saat banjir November 2025

    20251225_162521 (1).jpg
    Salah satu jembatan gantung penghubung Kampung Jamat dengan Kampung Reje Payung di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pascabanjir bandang November 2025. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

    Berdasarkan catatan IDN Times, di Mukim Wih Ni Dusun Jamat terdapat tiga jembatan gantung yang rusak akibat banjir bandang pada November 2025. Masing-masing terletak di Kampung Jamat dua unit dan Kampung Kutereje satu unit.

    Pascabencana, warga sempat membangun beberapa kali jembatan darurat menggunakan kayu maupun drum plastik, khususnya di Kampung Jamat yang terhubung Kampung Reje Payung. Namun, jembatan itu kembali rusak ketika debit air sungai meningkat.

    Bahkan, TNI juga sempat membangun jembatan darurat merah putih di Kampung Jamat dan infrastruktur itu kembali hancur dihantam air pada 26 September 2026.

    "Sampai sekarang belum ada jembatan baru yang dibangun," kata Sertalia, warga Kampung Jamat, kepada IDN Times, Minggu.

  3. 3. Warga menyeberang lewat sungai

    20251225_110412 (1).jpg
    Salah satu jembatan gantung penghubung Kampung Jamat dengan Kampung Reje Payung di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pascabanjir bandang November 2025. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

    Sertalia mengaku selama ini warga harus melalui sungai untuk bisa menyeberang ke kebun maupun ke kampung lain. Terutama warga Kampung Reje Payung.

    "Biasanya warga memang lewat sungai karena belum ada jembatan untuk menyeberang," ujar Sertalia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More