Medan, IDN Times - Puluhan anak difabel di Medan, Sumatra Utara, mengikuti proses pembuatan film dokumenter bertema kesenjangan generasi antara anak dan orangtua. Karya tersebut diputar dalam kegiatan diseminasi bertajuk "Ekspresi Budaya Lintas Generasi Dalam Keluarga" di Serayu Coffee, Medan, Senin (10/8/2026).
Program "Jembatan Waktu" ini didukung Kementerian Kebudayaan melalui Dana Indonesiana 2025. Di Medan, kegiatan digandengkan dengan Komunitas Khadijah Sharaswaty Indonesia dan melibatkan teman tuli serta teman dengar dalam ruang berbasis inklusi.
Para peserta terlibat langsung dalam proses kreatif film dokumenter, mulai dari menggali ide cerita, berdiskusi tentang pengalaman pribadi, hingga proses pengambilan gambar. Film yang dihasilkan menyoroti dinamika komunikasi antara anak dan orangtua, seperti perbedaan cara pandang, harapan, dan tantangan sehari-hari.
