Festival Purnama Pertama Tahun Tamil di Medan Penuh Warna

- Festival Chitirai Paurnami Thiruvilla di Medan jadi perayaan Hindu Tamil terbesar di Sumatera Utara, menandai purnama pertama tahun baru Tamil dan wujud syukur kepada Dewa Murugan serta Dewi Mariamman.
- Tradisi ini melibatkan ritual sakral seperti memandikan arca Dewa Murugan dengan susu, madu, air kelapa, serta peziarah yang membawa kavadi sebagai bentuk nazar dan pembuka energi tahun baru.
- Puncak acara berupa arak-arakan kavadi dan kereta Dewa Murugan diikuti ribuan orang dengan musik tradisional meriah, mencerminkan keberagaman budaya dan sejarah panjang komunitas Tamil di Medan.
Medan, IDN Times - Upacara Chitirai Paurnami Thiruvilla atau Festival Purnama Pertama Tahun Tamil di Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang, Kota Medan merupakan perayaan Hindu Tamil terbesar di Sumatera Utara.
“Chitirai” artinya bulan pertama kalender Tamil, “Paurnami” artinya purnama, “Thiruvilla” artinya festival kuil besar.
Di Kota Medan, ini menjadi identitas komunitas Tamil yang udah 150 tahun ada di kota ini.
Sejarah singkat awal mulanya yakni, di bawa buruh kontrak Tamil dari India Selatan tahun 1870-an buat kerja di perkebunan tembakau Deli. Mereka kemudian membangun kuil Shri Mariamman di Kampung Madras tahun 1884.
Tujuan upacara merupakan ucapan syukur ke Dewa Murugan dan Dewi Mariamman atas tahun baru Tamil.
Chitirai dimaknai bulan pertama kalender Tamil. Purnama pertama dimaknai dengan energi paling suci. Minta hujan, panen bagus, dan tolak bala penyakit.
1. Medan merupakan kota unik dengan merayakan Chitirai Paurnami

Medan merupakan kota unik, satu-satunya kota di Indonesia yang rayain Chitirai Paurnami skala besar di jalan raya.
Rute Arak-arakan dimulai dari Jalan Karya, Shri Bhatara Kaliamman Kuil Kampung Lalang menuju ke Sungai dan kembali lagi.
2. Rangkaian upacara Chitirai Paurnami

Pada Minggu (3/5/2026) berbagai kegiatan dilakukan secara sakral, mulai dari upacara hingga hiburan.
Memandikan arca Dewa Murugan pakai susu, madu, air kelapa. Buka energi tahun baru di kuil. Persiapan Peziarah pasang kavadi: tandu besi dan beban di badan. Bentuk nazar. Ada yang tusuk pipi dan lidah pakai vel/kawat kecil.
3. Arak-arakan menjadi puncak acara dengan ribuan orang

Arak-arakan Kavadi sebagai puncak acara. Ribuan orang iring kavadi dan kereta Dewa Murugan. Musik urumi melam dan nadaswaram kencang. Makan gratis untuk semua.
Chitirai Paurnami bukan hanya ritual agama. Kegiatan ini menjadi bukti Medan bahwa, suku India sudqh ada sejak 150 tahun lalu.
Artinya, Chitirai Paurnami Thiruvilla dimaknai dengan Purnama, Nazar, dan Toleransi.

















