Ini Perbedaan Hari Pers se-Dunia dan Hari Pers Nasional

Hari ini 3 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Pers se-Dunia (HPS). Tanggal ini telah ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1993 untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebebasan pers dan mengingatkan pemerintah akan kewajiban mereka untuk menghormati hak atas kebebasan berekspresi.
Istilahnya World Press Freedom Day menjadi dedikasi dan loyalitas tinggi bagi profesi jurnalis yang telah ditetapkan Majelis PBB setiap tanggal 3 Mei setelah mengakomodir rekomendasi dari Konferensi Umum UNESCO. Tanggal ini menandai peringatan Deklarasi Windhoek tentang prinsip-pikir pers bebas yang disusun oleh wartawan Afrika di Namibia pada 1991.
Penetapan World Press Freedom Day diinisiasi oleh UNESCO (PBB) dan biasanya diikuti oleh organisasi pemantau pers internasional seperti Reporters Without Borders (RSF) dan Committee to Protect Journalists (CPJ). Memiliki tujuan utama sebagai momentum untuk mengevaluasi kebebasan pers di seluruh dunia, membela media dari serangan terhadap independensi, serta memberikan penghormatan kepada jurnalis yang mendapatkan persekusi hingga kehilangan nyawa dalam menjalankan profesinya.
Apa perbedaanya dengan Hari Pers Nasional?
Sedangkan secara nasional, Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap tanggal 9 Februari. Tanggal ini dipilih berdasarkan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1946 di Soerakarta. HPN secara resmi ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 1985 oleh Presiden Soeharto.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran pers sebagai pilar keempat demokrasi di tanah air. Fokus Utama adalah penguatan ekosistem media lokal, profesionalisme wartawan Indonesia, dan kemitraan antara pers dengan pemerintah untuk pembangunan nasional.
Biasanya diselenggarakan secara bergantian di berbagai provinsi oleh PWI bekerja sama dengan Dewan Pers serta organisasi pers konstituen lain dewan pers lainnya.
Meskipun berbeda tanggal, kedua peringatan ini memiliki misi yang sama: memastikan informasi yang sampai ke publik adalah informasi yang jujur, berimbang, dan bertanggung jawab.

















