Fenomena Hujan Es Terjadi di Aceh Tengah, Ini Penjelasan BMKG

- BMKG menjelaskan hujan es terjadi di Kecamatan Atu Lintang, Aceh Tengah, pada masa peralihan musim yang memang sering memunculkan cuaca ekstrem di wilayah pegunungan tersebut.
- Fenomena ini disebabkan oleh awan Cumulonimbus yang membawa butiran es tidak sepenuhnya mencair karena suhu dingin khas dataran tinggi Aceh Tengah.
- Hujan es juga berpotensi muncul di dataran tinggi lain bersuhu rendah dan kali ini menyebabkan kerusakan rumah warga serta lahan pertanian seperti kebun kopi dan palawija.
Banda Aceh, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena hujan es yang terjadi di Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Sabtu (4/4/2026).
Seperti diketahui, fenomena alam tersebut sempat membuat geger warga dan viral di jagat maya. Sejumlah video terkait hujan es tersebut diunggah warga di berbagai media sosial.
1. Wilayah pegunungan memang tren terjadi hujan es, khususnya saat musim peralihan

Prakirawan BMKG, Miftahul Jannah, mengatakan wilayah Kabupaten Aceh Tengah termasuk daerah yang tren terjadi hujan es ketika memasuki musim peralihan. Kejadian hujan es juga pernah terjadi di tahun lalu pada periode peralihan musim yang sama.
“Wilayah Aceh Tengah memang trennya ketika memasuki musim peralihan berpotensi terjadi cuaca ekstrem seperti hujan es,” kata Miftahul Jannah, saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (6/4/2026).
Fenomena hujan es ini umumnya terjadi pada masa peralihan musim. Mengingat wilayah Aceh Tengah awal musim kemaraunya diprediksi terjadi antara dasarian 1 hingga dasarian 2 Juni.
“Sekarang masih dalam masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, sehingga potensi hujan es masih bisa terjadi,” ujarnya.
2. Adanya awan Cumulonimbus dan kondisi lingkungan menjadi faktor penyebab

Dia menyampaikan salah satu penyebab terjadinya hujan es karena adanya awan Cumulonimbus dan kondisi lingkungan di daerah Kabupaten Aceh Tengah yang merupakan dataran tinggi serta identik dengan suhu dingin.
Ketika awan Cumulonimbus memasuki fase luruh, kata Miftahul Jannah, butiran es yang terkandung di dalam awan tersebut, tidak seluruhnya mencair karena kondisi suhu di wilayah Aceh Tengah yang dingin.
“Sehingga dapat menghasilkan hujan es yang jatuh ke permukaan bumi,” jelas Prakirawan BMKG itu.
3. Hujan es biasanya juga terjadi di dataran tinggi dengan suhu cukup dingin

Menurut Miftahul Jannah, hujan es tidak hanya terjadi di Kabupaten Aceh Tengah. Namun, fenomena alam tersebut juga terjadi di wilayah dataran tinggi daerah lainnya.
“Untuk hujan es biasanya berpotensi terjadi di wilayah dataran tinggi dengan suhu udara yang cukup dingin,” kata Miftahul Jannah.
Sebelumnya hujan es disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta puluhan hektare lahan pertanian, terutama kebun kopi dan tanaman palawija. Beberapa kampung terdampak antara lain Gayo Murni, Damar Mulyo, Merah Muyang, Kepala Akal, dan Atu Lintang. Butiran es dilaporkan sebesar kelereng hingga lebih besar, membuat atap seng warga rusak bahkan jebol.

![[BREAKING] Banjir dan Longsor Hantam Sembahe, 5 Orang Meninggal](https://image.idntimes.com/post/20250404/1000151948-d96a59a92c0d3e5d264ab9da4284a2ea.jpg)
















