Pesawat Etihad rute Kualanamu - Abu Dhabi saat parkir (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Sebagai langkah keselamatan, AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM A3250/26 yang menginformasikan penutupan sementara aerodrome Bandar Udara Internasional Kualanamu pada Selasa (1/9/2026). Penutupan sementara tersebut berlaku mulai pukul 10.50 WIB hingga 12.45 WIB akibat dampak abu vulkanik Gunung Sinabung.
Informasi mengenai penutupan aerodrome bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi terkini. PT Angkasa Pura Aviasi bersama stakeholder terkait juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi terhadap situasi di lapangan.
Dedy Sri Cahyono, Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi Bandar Udara Internasional Kualanamu, mengatakan keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas di tengah gangguan operasional tersebut.
“Keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama kami. Bersama seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan terkait, kami terus melakukan koordinasi serta memantau perkembangan kondisi terkini. Penyesuaian operasional akan dilakukan sesuai kebutuhan dengan tetap mengacu pada aspek keselamatan penerbangan,” ujarnya.