Durian hingga Jambu, 100 Bibit Pohon Ditanam di Area Menara BRI Medan

- Program BRI-Grow & Green mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga dan mengelola sumber daya alam
- Program ini berfokus pada penanaman pohon di lahan kritis dan kawasan produktif untuk mendukung mitigasi perubahan iklim
- BRI-Grow & Green telah berhasil menanam 120.300 pohon produktif dengan potensi penyerapan karbon mencapai 86,64 ton CO₂e per tahun
Medan, IDN TImes- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 1/Medan melanjutkan program penanaman pohon dalam program BRI Grow & Green. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), tetapi juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan.
Sejak diluncurkan pada 2022, program BRI – Grow & Green telah memberikan dampak nyata dalam upaya menghadapi perubahan iklim dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Melalui berbagai kegiatan pemulihan ekosistem di darat maupun laut, BRI berperan aktif dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memberdayakan komunitas setempat.
Salah satu implementasi terbaru program ini diwujudkan melalui penanaman dan pemberian 100 bibit pohon produktif dan pohon keras di area Menara BRI Medan, Sumatra Utara. Dalam kegiatan tersebut, Manajemen BRI Region 1/Medan turut menanam berbagai jenis pohon produktif, di antaranya durian, rambutan, mangga, jambu air, klengkeng, dan jambu bola di lahan terbuka sekitar kawasan tersebut.
1. Mengajak masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam menjaga dan mengelola sumber daya alam

Regional CEO BRI Medan, John Sarjono, yang hadir langsung dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa aksi tanam pohon tersebut merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam mendorong praktik keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat nilai sosial di tingkat komunitas.
Menurutnya, melalui program ini BRI mengedepankan pendekatan kolaboratif dalam pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyaluran bibit pohon menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem hijau yang berkelanjutan, terutama di kawasan pemukiman dan area publik.
“Ini tidak hanya merepresentasikan dukungan BRI terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi momentum untuk menginspirasi masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam menjaga dan mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab. Inisiatif ini mencerminkan sinergi kepedulian BRI terhadap lingkungan,” ujar John.
2. Program berfokus pada penanaman pohon di lahan kritis dan kawasan produktif

Lebih lanjut, ia menjelaskan, penanaman pohon produktif merupakan bagian strategis dari program BRI – Grow & Green yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Program ini dirancang untuk mendukung mitigasi perubahan iklim melalui kegiatan penghijauan di berbagai wilayah Sumatera Utara.
“Program ini berfokus pada penanaman pohon di lahan kritis dan kawasan produktif dengan tujuan memulihkan ekosistem daratan, meningkatkan serapan karbon, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
3. BRI-Grow & Green telah berhasil menanam 120.300 pohon produktif

Sejak dimulai pada 2022, program BRI-Grow & Green telah berhasil menanam 120.300 pohon produktif dengan potensi penyerapan karbon mencapai 86,64 ton CO₂e per tahun. Selain itu, program ini juga telah memberdayakan 19 kelompok tani di berbagai daerah di Indonesia.
John menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Melalui keterlibatan dalam penanaman, perawatan, hingga pendataan tanaman, kelompok tani memperoleh tambahan pendapatan, membuka lapangan kerja baru, serta berpotensi menikmati hasil panen di masa mendatang.


















