Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bangunan Lantai 2 Cagar Budaya di Siak Ambruk, 15 Murid SD jadi Korban

IMG-20260131-0061.jpg
Bangunan cagar budaya Tangsi Belanda di Kabupaten Siak (IDN Times/ istimewa)
Intinya sih...
  • Komplek Tangsi Belanda ditutup sementaraPasca kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak kepolisian menutup komplek bangunan bersejarah tersebut. Hal itu dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan keselamatan pengunjung.
  • Lantai bangunan terbuat dari papan kayu lama dan lapuk, tak mampu menahan bebanLantai bangunan yang terbuat dari papan kayu lama dan telah lapuk tidak mampu menahan beban, sehingga runtuh dan menyebabkan rombongan terjatuh ke lantai dasar dengan ketinggian kurang lebih empat meter.
  • Bupati Siak pastikan seluruh korban mendapat penanganan medis terbaikB
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

IDN Times, Siak - Bangunan cagar budaya Tangsi Belanda yang berada di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, ambruk pada Sabtu (31/1/2026). Atas kejadian tersebut, belasan murid SD yang tengah mengikuti kegiatan study tour, menjadi korban dan mengalami luka-luka.

Para korban itu diketahui merupakan rombongan murid SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao dan seorang pemandu wisata yang saat kejadian berada di lantai dua bangunan cagar budaya tersebut. Runtuhnya lantai dua terjadi secara mendadak saat kegiatan penjelasan berlangsung, mengakibatkan para peserta terjatuh dan tertimpa material bangunan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dari total 17 orang yang menjadi korban, 15 diantaranya merupakan murid SD IT Baitul Ridho Kampung Tawang Kao. Sedangkan 1 korban lainnya merupakan guru pendamping SD tersebut dan seorang korban merupakan pemandu wisata Tangsi Belanda.

Dari belasan korban itu, 10 orang diantaranya dilarikan ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan perawatan medis, dikarenakan mengalami luka-luka. Sedang 7 korban lainnya, menjalani observasi dan diperbolehkan pulang kerumah masing-masing.

Berdasarkan informasi yang dirangkum IDN Times, korban yang mengalami luka berat 1 orang, luka sedang 6 orang dan luka ringan 3 orang. 1 orang yang mengalami luka berat itu, dirujuk lanjutan ke rumah sakit di Kota Pekanbaru untuk penanganan medis lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius seluruh pihak, mengingat lokasi tersebut merupakan objek wisata edukasi yang kerap dikunjungi masyarakat dan pelajar.

Diketahui, Tangsi Belanda merupakan bangunan cagar budaya yang usianya lebih dari dua abad. Tangsi Belanda menjadi salah satu peninggalan sejarah yang ada di Kabupaten Siak. 

1. Komplek Tangsi Belanda ditutup sementara

IMG-20260131-0063.jpg
Pihak kepolisian dari Polres Siak saat menyegel cagar budaya Tangsi Belanda pasca ambruknya lantai 2 bangunan tersebut (IDN Times/ dok Polres Siak)

Pasca kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak kepolisian menutup komplek bangunan bersejarah tersebut. Hal itu dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan keselamatan pengunjung.

"Kami telah mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bangunan Tangsi Belanda ditutup sementara sampai dilakukan pemeriksaan teknis dan perbaikan menyeluruh demi keselamatan pengunjung," ujar Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.

Polres Siak juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke bangunan tua atau bersejarah serta mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah ditetapkan.

2. Lantai bangunan terbuat dari papan kayu lama dan lapuk, tak mampu menahan beban

IMG-20260131-204425.jpg
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar (IDN Times/ dok Polres Siak)

AKBP Sepuh menerangkan, kejadian bermula saat rombongan yang berjumlah 55 murid dan 12 orang guru tiba di lokasi pada pagi tadi. Kedatangan puluhan murid dan guru itu dalam rangka study tour, yakni wisata edukasi.

Selanjutnya, rombongan sekolah itu dipandu oleh pemandu setempat berkeliling area Tangsi Belanda, termasuk naik ke lantai dua bangunan.

"Setibanya di salah satu ruangan lantai dua, lantai bangunan yang terbuat dari papan kayu lama dan telah lapuk tidak mampu menahan beban, sehingga runtuh dan menyebabkan rombongan terjatuh ke lantai dasar dengan ketinggian kurang lebih empat meter," terang Kapolres Siak itu.

3. Bupati Siak pastikan seluruh korban mendapat penanganan medis terbaik

IMG-20260131-0050.jpg
Bupati Siak Afni Zulkifli tampak mendampingi dan menguatkan anak SD yang sedang menjalani proses jahitan dikepalanya (IDN Times/ dok Pemkab Siak)

Sementara itu, Bupati Siak Afni Zulkifli tampak mendampingi langsung anak-anak SD yang menjadi korban di rumah sakit. Orang nomor satu di Kabupaten Siak itu, terlihat berada diruang perawatan, tempat anak-anak SD mendapatkan perawatan medis. Dia juga terlihat memegang tangan para korban, memeluk dan menguatkan mereka yang masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut. 

Afni tidak meninggalkan ruangan perawatan hingga seluruh korban mendapatkan penanganan medis, termasuk proses penjahitan luka di bagian kepala beberapa anak.

Selain mendampingi korban, Afni juga memberikan penguatan kepada keluarga yang datang menyusul ke rumah sakit. Beliau juga memastikan seluruh korban memperoleh penanganan terbaik dari tenaga medis serta kebutuhan keluarga korban terpenuhi selama proses perawatan berlangsung.

"Saya pastikan, seluruh korban mendapatkan pelayanan terbaik," ucapnya. 

Disamping itu, Afni mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi bangunan cagar budaya yang minim perawatan akibat keterbatasan anggaran. Menurutnya, upaya menjaga dan merawat bangunan bersejarah seperti Tangsi Belanda kerap menghadapi kendala serius dari sisi pendanaan, meskipun selama ini telah ada perhatian dan bantuan dari Kesultanan Siak.

"Pemerintah Kabupaten memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan cagar budaya yang ada di Siak, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Bangunan Lantai 2 Cagar Budaya di Siak Ambruk, 15 Murid SD jadi Korban

31 Jan 2026, 21:10 WIBNews