Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dibuka untuk Mudik, Ruas Tol Sinaksak-Simpang Panei Ditutup Kembali

Dibuka untuk Mudik, Ruas Tol Sinaksak-Simpang Panei Ditutup Kembali
Gerbang tol Simpang Panei. (Dok: HK)

Medan, IDN Times - Ruas tol fungsional Sinaksak–Simpang Panei di Sumatera Utara resmi ditutup kembali setelah beroperasi selama masa mudik dan balik Lebaran 2026.

Meski hanya dibuka sementara, ruas ini dilintasi lebih dari 77 ribu kendaraan

1. Dilintasi 77 ribu kendaraan selama 15 hari operasional

WhatsApp Image 2026-03-31 at 12.24.05 PM.jpeg
Gerbang Tolsinaksak. (Dok: HK)

PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat sebanyak 77.098 kendaraan melintas di ruas tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) Seksi 4 segmen Sinaksak–Simpang Panei sepanjang 12,86 km selama periode 13–29 Maret 2026.

Setelah dibuka secara fungsional selama 15 hari untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran, ruas tersebut kembali ditutup pada 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Selama masa operasional, lalu lintas terpantau lancar dan didominasi oleh kendaraan pribadi.

2. Bantu urai kemacetan dan percepat akses ke Danau Toba

WhatsApp Image 2026-03-25 at 4.12.56 PM (1).jpeg
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). (Dok: Hutama Karya)

Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menyebut kehadiran ruas tol ini memberi dampak signifikan terhadap kelancaran perjalanan masyarakat, terutama dalam mengurai kepadatan di Kota Pematang Siantar.

“Keberadaan ruas tol fungsional ini tidak hanya membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Pematang Siantar, tetapi juga memberikan akses perjalanan yang lebih efisien dan nyaman bagi masyarakat, baik untuk bersilaturahmi dengan keluarga maupun menuju kawasan destinasi wisata Danau Toba,” ujarnya.

3. Ruas Sinaksak - Simpang Panei masih dievaluasi sebelum dibuka penuh

WhatsApp Image 2026-03-25 at 4.12.55 PM.jpeg
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). (Dok: Hutama Karya)

Selama masa operasional fungsional, ruas tol ini mencatatkan nihil kecelakaan atau zero fatality. Capaian ini menjadi indikator positif dari sisi keselamatan dan kesiapan operasional di lapangan.

Meski demikian, penutupan dilakukan untuk evaluasi menyeluruh bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Evaluasi ini menjadi tahap penting sebelum ruas tol dioperasikan secara penuh.

“Selama dibuka secara fungsional, kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh bersama BPJT, baik dari aspek operasional, keselamatan, kelengkapan rambu, maupun infrastruktur jalan,” kata Dindin.

Share
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Ratap Pilu Pedagang Kaki Lima Digusur, Tagih Janji Wali Kota Binjai

08 Apr 2026, 05:18 WIBNews