Pekanbaru, IDN Times - Tingkat kasus kekerasan terhadap anak di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dinilai masih tinggi. Dimana, sepanjang Januari hingga Juni tahun ini, ada 96 kasus yang tercatat di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Pekanbaru.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru Harry Pratama mengatakan, korban didominasi anak perempuan.
"Dalam kasus kekerasan anak ini, korban didominasi anak perempuan. Rinciannya 53 korban anak perempuan dan 43 lainnya anak laki-laki," kata Harry, Minggu (26/7/2026).
"Ini yang terdata di kami, mereka lapor ke UPT PPA Pekanbaru," sambungnya.
