Aceh Tamiang, IDN Times – Debit air Sungai Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh mengalami kenaikan, Senin (11/10/2026). Sejumlah daerah dikabarkan kembali terendam banjir.
Sejumlah warga juga merekam kondisi sungai dengan melakukan siaran langsung di media sosial. Mereka pun menyampaikan kekhawatiran, bencana yang terjadi November 2025 lalu akan berulang.
“Ini masih naik airnya, besar airnya,” ujar pengguna akun @Apin1212 dalam siaran langsung melalui kanal TikToknya, sekitar pukul 10.38 WIB.
Alpin melakukan Siaran Langsung di kawasan Alur Bemban, Kecamatan Karang Baru. Di sana terpantau, kenaikan air diikuti kayu-kayu beragam ukuran yang ikut terhanyut di sungai.
Sejumlah daerah juga dilaporkan terendam air. Di kawasan Simpang Kiri, Kecamatan Tenggulun, banjir merendam hingga sepinggang orang dewasa. Di kawasan Desa Babo, banjir merendam dengan ketinggian sebetis orang dewasa. Pada November 2025 lalu, Babo masuk ke dalam wilayah terparah terdampak banjir.
Banjir juga dilaporkan merendam kawasan Desa Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak. Di kawasan itu, banjir merendam hingga 100 cm.
“Sudah mengungsi ini kami,” ujar akun Visit Aceh dalam siaran langsungnya.
Belum diketahui, seberapa besar dampak banjir di Aceh Tamiang. Air diketahui naik sejak Minggu malam. Hingga pukul 10.51 WIB belum ada tanda-tanda surutnya air. Belum ada keterangan resmi dari pemangku kebijakan terkait.
![[BREAKING] Sungai Tamiang Meluap, Sejumlah Daerah Terendam](https://image.idntimes.com/post/20260915/ilustrasi_banjir_62663e7e-1ca6-493a-aded-ff8ea57e1373.png)