Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BMKG Imbau Warga Sumut Siaga Cuaca Ekstrem Tanggal 2-9 November 2026

Kota Medan
2 min read
BMKG Imbau Warga Sumut Siaga Cuaca Ekstrem Tanggal 2-9 November 2026
Ilustrasi cuaca ekstrem (Foto: BMKG)
  • BMKG Medan mengingatkan warga Sumatera Utara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada 2-9 November 2026, terutama saat siang hingga dini hari.

  • Hujan sedang hingga sangat lebat, petir, dan angin kencang berpotensi melanda hampir 30 wilayah Sumut, dipicu sirkulasi siklonik, konvergensi angin, MJO, serta labilitas atmosfer.

  • Warga di kawasan rawan banjir, longsor, dan angin kencang diminta membersihkan saluran air, menghindari pohon serta baliho, dan menunda pelayaran; pemerintah daerah diminta berkoordinasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I Medan mengimbau masyarakat Sumatera Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode 02–09 November 2026.

Imbauan tersebut disampaikan melalui Prospek Cuaca Mingguan yang dirilis Tim Meteorology Early Warning System pada Minggu, 2 November 2026.

  1. 1. Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang berlangsung,

    Ilustrasi hujan petir. (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi hujan petir. (IDN Times/Arief Rahmat)

    BMKG meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang berlangsung, terutama pada siang hingga dini hari.

    "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar," tulis BMKG dalam prospek tersebut.

    Imbauan ini dikeluarkan karena sejumlah faktor pemicu cuaca ekstrem masih aktif. Dalam sepekan terakhir, hujan sedang hingga ekstrem telah terjadi di Sumut akibat sirkulasi siklonik di Pantai Utara Aceh, terbentuknya area konvergensi dan belokan angin, serta aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia yang didukung labilitas atmosfer lokal.

  2. 2. Hujan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan melanda hampir 30 wilayah

    TIPE-TIPE HUJAN DAN ANGIN/robinsonbisa
    TIPE-TIPE HUJAN DAN ANGIN/robinsonbisa

    BMKG mencatat curah hujan tinggi mencapai 160 milimeter di Kebun Boyan, Langkat pada 27 Oktober 2026, 125 milimeter di Tarabintang, Humbang Hasundutan pada 28 Oktober 2026, 93 milimeter di Kualanamu, Deli Serdang pada 26 Oktober 2026, dan 72 milimeter di Sibolangit, Deli Serdang pada 31 Oktober 2026.

    Sementara itu, untuk sepekan ke depan, BMKG memprakirakan kondisi serupa masih berpotensi terjadi. Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat diprakirakan melanda hampir 30 wilayah, yakni Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Padang Sidimpuan, Padang Lawas, Mandailing Natal, Nias Selatan, Nias, Nias Barat, dan Gunung Sitoli.

  3. 3. BMKG minta masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, dan angin kencang diminta untuk membersihkan saluran air

    IMG_20261030_140616.jpg
    Suasana kampung AUR yang terdampak banjir (IDN Times

    Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, dan angin kencang diminta untuk membersihkan saluran air, menghindari berteduh di bawah pohon besar dan baliho, serta menunda aktivitas pelayaran.

    BMKG juga mengimbau para kepala daerah untuk berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan POLRI dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Related Articles

See More