Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM), Faqih Musyaffa, mengatakan peringatan untuk dasaran I atau periode 1 hingga 10 November 2026 tersebut dikeluarkan karena Aceh memasuki puncak musim hujan.
BMKG Peringatkan Hujan Tinggi di Aceh, Tiga Daerah Status Awas

- BMKG mengeluarkan peringatan curah hujan tinggi di Aceh pada 1–10 November 2026 karena wilayah tersebut memasuki puncak musim hujan.
- Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan berstatus awas; enam daerah berstatus siaga dan delapan daerah lainnya berstatus waspada.
- Hujan sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi sepanjang awal November, sehingga warga diminta mewaspadai banjir, longsor, jalan licin, serta menjauhi area rawan.
Banda Aceh, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mengeluarkan Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) di wilayah Aceh, pada Senin (2//11/2026).
1. Tiga Kabupaten di Aceh Berstatus Awas

BMKG memperkirakan sejumlah daerah di Aceh akan dilanda hujan. (IDN Times/Muhammad Saifullah) Dia menyampaikan, tiga kabupaten dalam status awas, yakni Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat Daya, dan Kabupaten Aceh Selatan. Masyarakat di wilayah ini diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan tinggi, termasuk banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Di Kabupaten Nagan Raya, wilayah berstatus awas, meliputi empat Kecamatan Beutong, Darul Makmur, Kecamatan Tadu Raya, dan Kecamatan Tripa Makmur. Lalu Aceh Selatan, di Kecamatan Meukek, Kecamatan Labuhan Haji Barat, dan Kecamatan Labuhan Haji Timur.
Kemudian di Kabupaten Aceh Barat Daya, yakni Kecamatan Babahrot, Kecamatan Blangpidie, Kecamatan Jeumpa, Kecamatan Kuala Batee, Kecamatan Lembah Sabil, Kecamatan Setia, Susoh, dan Kecamatan Tangan-Tangan.
Sementara itu, ada enam kabupaten kota berstatus siaga. Di antaranya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.
Selanjutnya, berstatus waspada meliputi Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Simeulue.
2. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat

BMKG memperkirakan sejumlah daerah di Aceh akan dilanda hujan. (IDN Times/Muhammad Saifullah) BMKG juga memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Aceh pada 1-3 November 2026.
Pada periode 4-6 November, hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah. Bahkan, hujan lebat hingga sangat lebat diprakirakan berpeluang terjadi di Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.
Sementara pada 7-10 November, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan masih berlanjut, terutama di wilayah pesisir barat-selatan hingga dataran tinggi Aceh.
BMKG juga mencatat seluruh Zona Musim (ZOM) di Provinsi Aceh telah memasuki musim hujan hingga dasarian III Oktober 2026.
Dalam tinjauan iklimnya, BMKG menyebut anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3.4 menunjukkan kondisi El Nino dengan intensitas sangat kuat yang diprediksi bertahan hingga awal 2027. Sementara itu, Indian Ocean Dipole (IOD) berada dalam fase positif dan berpeluang bertahan hingga akhir 2026.
3. BMKG imbau warga waspada banjir dan longsor

BMKG memperkirakan sejumlah daerah di Aceh akan dilanda hujan. (IDN Times/Muhammad Saifullah) BMKG mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara atau melakukan perjalanan. Hujan dapat menyebabkan jarak pandang berkurang dan kondisi jalan menjadi licin.
Masyarakat juga diminta menjauhi sungai, pantai, danau, waduk, serta kawasan rawan longsor apabila terjadi hujan berdurasi panjang dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama jika disertai kilat, petir, dan angin kencang.
“Selain itu, warga diimbau menghindari kawasan yang dikelilingi pepohonan rawan tumbang serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya,” kata Faqih Musyaffa.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap menyediakan payung atau jas hujan dan menjaga kondisi fisik selama beraktivitas pada musim hujan.



















