Ilustrasi pembuatan tatto (pexels/Matt Jerome Connor)
Sangat penting sekali memilih studio tato yang menerapkan standar higienitas yang tinggi untuk keamanan jangka panjang diri sendiri ataupun orang lain (penerima donor). Studio tato yang profesional selalu menggunakan jarum sekali pakai, jarum yang dibungkus steril, tinta berlisensi, serta peralatan yang didisinfeksi secara medis.
Proses pembuatan tato yang aman dan steril tidak hanya menjaga kesehatan kulitmu, tetapi juga memudahkanmu saat ingin mendonorkan darah di kemudian hari.
Jadi, jika kamu yang memiliki tato di tubuh, jangan pernah ragu untuk mendonorkan darahmu selama masa jeda pembuatan tatomu sudah melampaui batas minimal dan lolos tes kesehatan dari PMI ataupun rumah sakit setempat. Dengan melakukan donor darah, kamu sudah melakukan hal yang terpuji untuk menyelamatkan nyawa seseorang. Sudah pernah donor darah?
Referensi :
1. Palang Merah Indonesia (PMI):Syarat dan Ketentuan Umum Calon Pendonor Darah PMI (Masa Penundaan Donor/Deferral Period untuk Tato & Tindik).
2. World Health Organization (WHO):Blood Donor Selection: Guidelines on Assessing Donor Suitability for Blood Donation (Section on Tattoos, Body Piercings, and Tattooing).
3. American Red Cross:Eligibility Criteria: Tattoos, Piercings, and Blood Donation Regulations.
4. Centers for Disease Control and Prevention (CDC):Blood Safety & Blood-borne Pathogen Transmission Risks