Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Aksata Pangan Ajak Anak Disabilitas YPAC Kenali Makanan Sehat dan Aman
Aksata Pangan berkolaborasi dengan JW Marriott menggelar kegiatan edukasi dan pembagian makanan di Yayasan Pendidikan Anak Cacat Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • Aksata Pangan dan JW Marriott mengedukasi sekitar 110 anak disabilitas di YPAC Medan tentang makanan sehat, kandungan gizi, serta cara membaca label kedaluwarsa dan best before.
  • Materi dibuat sederhana agar mudah dipahami, disertai pembagian donat. Program ini juga menyoroti isu susut pangan, limbah pangan, ketahanan pangan, dan kepedulian pemuda terhadap disabilitas.
  • YPAC Medan menyambut kolaborasi ini dan berharap berlanjut lewat peluang magang, pelatihan, serta akses kerja lebih luas bagi siswa disabilitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hari Anak Nasional

Aksata Pangan dan JW Marriott menggelar edukasi makanan sehat, literasi label pangan, serta pembagian donat bagi sekitar 110 anak disabilitas di YPAC Medan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Aksata Pangan dan JW Marriott menggelar edukasi makanan sehat, literasi label pangan, serta pembagian donat bagi sekitar 110 anak disabilitas.
  • Who?
    Sekitar 110 anak disabilitas YPAC Medan, Aksata Pangan, JW Marriott, Karina Nursyafira, Sribudiati, dan Suratno terlibat dalam kegiatan tersebut.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Medan, Kota Medan.
  • When?
    Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Tanggal pelaksanaannya per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Kegiatan bertujuan mengenalkan makanan sehat, keamanan pangan, label kedaluwarsa, susut dan limbah pangan, serta mendorong kepedulian terhadap kelompok disabilitas.
  • How?
    Materi disederhanakan agar mudah dipahami anak-anak, mencakup protein, serat, karbohidrat, expired, best before, warna dan aroma makanan; kegiatan dilengkapi pembagian bingkisan donat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aksata Pangan dan JW Marriott datang ke YPAC Medan. Mereka mengajar sekitar 110 anak disabilitas tentang makanan sehat. Anak-anak belajar melihat tanggal makanan dan tahu makanan yang masih aman. Mereka juga mendapat donat. Sekolah senang dan berharap anak-anak bisa magang di hotel nanti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kolaborasi Aksata Pangan, JW Marriott, dan YPAC Medan menunjukkan bahwa edukasi pangan dapat disampaikan secara inklusif melalui materi yang disederhanakan sesuai kebutuhan anak. Pengenalan gizi, label kedaluwarsa, serta ciri makanan layak konsumsi memberi ruang bagi anak disabilitas untuk membangun kesadaran praktis, sekaligus memperkuat perhatian terhadap kelompok rentan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Aksata Pangan berkolaborasi dengan JW Marriott menggelar kegiatan edukasi dan pembagian makanan di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Medan.

Kegiatan ini diikuti sekitar 110 anak disabilitas, meliputi tuna daksa, tuna grahita, autis, serta kombinasi dari ketiganya. Materi yang disampaikan difokuskan pada edukasi makanan sehat dan literasi label pangan.

" Hari ini kita mengedukasi terkait makanan sehat, salah satunya kandungan protein, serat, dan karbohidrat. Kemudian kita juga menginformasikan bagaimana melihat label expired dan best before," ujar Karina Nursyafira, Chief Communication and Community Engagement Officer Aksata Pangan.

1. Aksata Pangan berikan penyampaian materi yang mudah dipahami anak-anak

Aksata Pangan berkolaborasi dengan JW Marriott menggelar kegiatan edukasi dan pembagian makanan di Yayasan Pendidikan Anak Cacat Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Menurut Karina, penyampaian materi disederhanakan agar mudah dipahami anak-anak.

"Karena mereka punya keterbatasan, tapi bukan berarti tidak mampu. Jadi kami ingin mereka bisa membaca dan aware terhadap itu," katanya.

Selain edukasi, kegiatan juga diisi dengan pembagian bingkisan berupa donat dari JW Marriott yang disambut antusias oleh para siswa.

2. Meningkatkan kesadaran publik terhadap isu limbah pangan

Aksata Pangan berkolaborasi dengan JW Marriott menggelar kegiatan edukasi dan pembagian makanan di Yayasan Pendidikan Anak Cacat Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Karina menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendistribusikan makanan, tetapi juga meningkatkan kesadaran publik terhadap isu susut pangan (food loss) dan limbah pangan atau waste serta food insecurity. Aksata Pangan juga ingin memberdayakan para pemuda yang tergabung sebagai food ranger untuk lebih peduli terhadap kelompok disabilitas.

"Harapannya, apa yang kita lakukan bisa dilihat masyarakat. Kami percaya pekerjaan ini tidak mungkin sendiri, harus berkolaborasi dengan seluruh Pentahelix. Tagline kami memastikan siklus pangan tak terputus, dan kami juga ingin memastikan kebaikan tidak terputus," ujarnya.

3. YPAC sambut baik dan harapkan kerja sama berkelanjutan

Aksata Pangan berkolaborasi dengan JW Marriott menggelar kegiatan edukasi dan pembagian makanan di Yayasan Pendidikan Anak Cacat Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Kepala SLB-D YPAC Medan, Sribudiati, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai program Aksata Pangan sangat cocok untuk anak-anak disabilitas.

" Salah satunya mengenalkan tentang makanan, expired makanan, makanan yang tidak bisa dimakan dan makanan yang masih layak dimakan. Untuk anak-anak kita disabilitas itu sangat cocok karena mereka akhirnya bisa tahu. Tandanya dari warna makanan, kemudian dari aroma dan lain sebagainya," jelas Sribudiati.

Ia juga berharap kerja sama dengan JW Marriott dapat berlanjut, khususnya dalam bentuk magang bagi siswa. "Kami berharap ada kontribusi dari JW Marriott untuk anak-anak kita yang memiliki kemampuan agar mereka bisa magang atau berpartisipasi di sana," ucapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SLB-C YPAC sekaligus Kepala Pusat Rehabilitasi Anak YPAC Medan, Suratno. Ia menyebut kepedulian Aksata Pangan dan JW Marriott menjadi kegembiraan tersendiri bagi YPAC.

" Yang kami harapkan adalah mereka bisa menampung anak-anak paling tidak untuk magang. Tadi juga kami ceritakan ada anak kita yang bekerja di Grand Mercure. Itu jadi semangat tersendiri. Di JW Marriott sudah ada anak disabilitas, tapi itu tuli. Yang ini adalah anak tuna grahita yang di bawah rata-rata," kata Suratno.

YPAC Medan sendiri telah berdiri sejak 1975 dan menjadi salah satu sekolah khusus tertua di Medan. Pihak sekolah berharap kolaborasi ini dapat membuka akses lebih luas bagi anak disabilitas untuk mendapatkan pelatihan dan kesempatan kerja.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Aksata Pangan untuk mendukung pencapaian SDGs, khususnya dalam pemenuhan pangan dan pemberdayaan kelompok rentan di Kota Medan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article