Medan, IDN Times – Sampah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang sering kali luput dari perhatian. Mulai dari kemasan makanan, botol plastik sekali pakai, hingga barang elektronik yang sudah rusak atau tidak lagi digunakan, semuanya berpotensi menjadi limbah. Namun, pernahkah kamu bertanya ke mana semua sampah tersebut berakhir setelah dibuang?
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia menghasilkan sekitar 18,2 juta ton sampah plastik setiap tahun. Ironisnya, hanya sekitar 9 persen yang berhasil didaur ulang, sedangkan sebagian besar lainnya berakhir di tempat pembuangan akhir, mencemari lingkungan, mengotori laut, atau bahkan dibakar secara terbuka yang dapat memicu polusi udara.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan limbah masih menjadi tantangan besar. Meski demikian, bukan berarti tidak ada solusi. Dengan pengelolaan yang tepat, berbagai jenis limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang bernilai sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan.
Jika ingin mulai berkontribusi menjaga bumi, ada sejumlah langkah sederhana yang bisa diterapkan. Berikut 11 cara mengatasi limbah secara ramah lingkungan yang dirangkum dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).
