Elfi, ibu kandung KA, korban penganiayaan Aditya Hasibuan, anak pejabat Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan. (Istimewa)
Sebelumnya pihak keluarga korban menceritakan versi berbeda. Menurutnya tak ada perdamaian. Elfi, Ibu korban mengatakan, Achiruddin pernah datang ke rumah mereka pada 29 Desember 2022 lalu. Namun bukan perdamaian yang terjadi. Achiruddin malah bikin keributan. Dia mengamuk.
Elfi bercerita, saat itu suaminya mengatakan bahwa mereka kaget. Lantaran anaknya yang baru pulang untuk berlibur dari Inggris dalam kondisi babak belur. Namun mendengar itu Achiruddin, lanjut Elfi seolah tidak terima. Achiruddin merasa tidak terima karena anaknya dimaki-maki.
“Pak Achiruddin emosi, jadinya ribut di rumah saya dan tidak ada jalan perdamaian lagi. Harusnya Pak Achiruddin jangan marah-marah di rumah saya,” kata Elfi.
Sebelumnya video penganiayaan Aditya Hasibuan terhadap KA viral di media sosial. Kasus itu dipicu obrolan di media sosial. Kemudian Aditya melakukan perusakan spion mobil mini cooper yang dikendarai KA, 21 Desember 2022.
Pada 22 Desember 2022, KA dan beberapa temannya datang ke rumah Adit. Mereka ingin meminta pertanggungjawaban kerusakan spion. Bukan ganti rugi, malah bonyok didapat. KA dianiaya dengan brutal dan disaksikan langsung oleh AKBP Achiruddin. Bahkan dia juga menyemangati anaknya untuk terus menghajar KA.
AKBP Achiruddin dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Ditnarkoba Polda Sumut sejak awal April lalu. Dia terbukti melakukan pembiaran dan pelanggaran kode etik kepolisian.