Ucok Meninggal saat Penggerebekan Narkoba, Diduga karena Melompat
1. Ucok diduga hendak melarikan diri dengan melompat

Kepala Polsek Medan Sunggal Kompol Bambang Hutabarat menjelaskan peristiwa ini bermula dari penyelidikan polisi atas aduan masyarakat. Mereka mendapat laporan bahwa ada sejumlah orang diduga memakai sabu-sabu di kawasan itu.
Polisi kemudian melakukan penggerebekan di salah satu rumah berlantai dua. Sejumlah petugas kemudian melakukan penyergapan. Namun, katanya, orang-orang di dalam rumah kemudian kabur dengan melompat dari ketinggian lima meter dan jatuh ke selokan.
"Kita tidak tau persis bagaimana mereka melompat, karena posisi di tempat kejadian di bagian belakang ada selokan yang berdekatan dengan sungai,” ujar Bambang dilansir ANTARA, Sabtu (7/7/2024).
2. Ucok ditemukan dalam keadaan meninggal dunia

Kata Bambang mereka mendapatkan informasi ada seseorang yang tergeletak di dekat selokan. Saat ditemukan, Ucok sudah meniggal dunia.
“Lalu petugas bersama kepala lingkungan dibantu warga setempat melakukan evakuasi terhadap seorang pria tersebut,” katanya.
3. Seorang rekan Ucok dirawat di rumah sakit karena tangannya patah

Jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Polisi juga membawa teman Ucok.
“Sementara temannya sedang dirawat di Rumah Sakit Bina Kasih Medan, karena tangannya patah saat diamankan petugas," ujar Bambang.













![[BREAKING] Dugaan Korupsi Tol Medan-Binjai, BPN Sumut Digeledah Kejati](https://image.idntimes.com/post/20260409/upload_51d94c22070e0cbb67413e7cb48d6830_c46f2d34-5e71-4285-9abd-6b0b23408422.jpeg)





