Perampok Sopir Taksi Online Ditangkap, Nekat karena Banyak Utang

Medan, IDN Times - Masyarakat kota Medan sebelumnya dikejutkan dengan kabar percobaan pembunuhan yang dilakukan terhadap sopir taksi online. Pria bernama Khairul Putra Harahap digorok dengan senjata tajam (sajam) oleh penumpangnya sendiri.
Terkini, pelaku percobaan pembunuhan itu telah ditangkap Unit Pidum beserta Unit Reskrim Polsek Medan Kota. Irza Dwi Cahyadi (30) diringkus karena terbukti melakukan percobaan pembunuhan kepada Khairul dengan berpura-pura menjadi penumpang taksi online.
1. Terlilit utang karena judi online, pelaku nekat merampok sopir taksi

Khairul nyaris tewas di tangan penumpangnya sendiri saat berada di dekat Hotel Danau Toba, Jalan Imam Bonjol, Medan Maimun. Mobilnya dirampok oleh pelaku bernama Irza dan sempat dibawa kabur.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Setyawan membenarkan insiden itu. Terkini, pihaknya telah menangkap pelaku yang menyayat leher korban.
"Saya menginformasikan kerja spartan dari tim Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota menangkap pelaku peristiwa percobaan pembunuhan terhadap korbannya yang merupakan driver dari aplikasi Indriver," kata Gidion, Selasa (5/11/2024) sore.
Lebih lanjut ia menerangkan, sedari awal pelaku sudah memiliki niat jahat kepada sang sopir. Di mana pelaku sendiri nekat melakukan percobaan pembunuhan itu karena ia telah terlilit utang.
"Motif awal menguasai barangnya, mobilnya. Memang niatnya membunuh kemudian menguasai mobilnya untuk dijual. Karena dia terlilit utang. Mulai dari pinjol dan judi online, itu menjadi bagian yang memotivasi pelaku melakukan aksi," lanjutnya.
2. Korban alami luka sayat di leher dan dirawat di ICU

Khairul dirampok pada Senin, (4/11/2024) pukul 02.30 WIB di Jalan Imam Bonjol depan Hotel Danau Toba. Saat itu ia telah selesai mengantarkan penumpang dan siap untuk menerima orderan lagi.
"Total kerugian ditaksir Rp200 juta meliputi 1 unit Mobil Daihatsu Sigra, 1 unit Handphone, dan sebuah dompet. Pukul 04.30 WIB, pelapor (mertua) diberitahu oleh anaknya, Nadia (istri Korban), bahwa korban dibegal dan posisi korban berada di RS Bhayangkara Medan. Korban kini dirawat di ruang ICU dengan kondisi luka robek di leher," beber Gidion.
Tak sampai 2x24 jam, pelaku perampokan terhadap sopir taksi online ditangkap polisi. Ia diamankan di Medan Denai.
"Tim melakukan penyelidikan dan pengecekan CCTV di tempat kejadian dan mendapatkan informasi bahwa pelaku bernama Irza Dwi Cahyadi. Kemudian tim melakukan pencarian terhadap pelaku, lalu mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di jalan Menteng Raya, Medan Denai. Selanjutnya tim bergerak cepat dan menangkapnya," terang Gidion.
3. Mobil yang dirampok pelaku dari sopir taksi online ditinggalkan di KIM V depan gudang Shopee

Irza ditangkap dan diinterogasi. Setelah didalami ternyata ia meninggalkan begitu saja barang bukti yang ia curi termasuk 1 unit mobil milik Khairul.
"Dari hasil introgasi bahwa pelaku mengakui perbuatannya, dan meninggalkan barang bukti mobil korban di Jalan Kawasan Industri Medan (KIM) V, depan Gudang Shoope, Medan Deli," tutur Gidion.
Tidak sampai di situ, pelaku juga mengaku membuang pisau dan handphone korban di Jalan Banten, Medan Deli, tepatnya di Pinggir sungai.
"Selanjutnya tim gabungan menuju tempat pembuangan barang bukti dan berhasil menemukan barang bukti tersebut. Pelaku dan barang bukti dibawa ke mako Satreskrim Polrestabes Medan untuk penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.



![[BREAKING] Gubernur Cabut Pergub JKA, Rakyat Berobat Seperti Biasa](https://image.idntimes.com/post/20260512/upload_446b9f7ad153fd0e5aca769bfacd49cc_34cf9bb0-3420-4c92-b11f-c50d17502e5e_watermarked_idntimes-2.jpeg)











![[QUIZ] Coba Tebak, Mana yang Lebih Luas?](https://image.idntimes.com/post/20240822/pexels-timrael-2474690-9f1794023988492a0130f746e0cab37f.jpg)



