Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jasad Pedagang Mie Aceh Ditemukan Membusuk di Warungnya

Jasad Pedagang Mie Aceh Ditemukan Membusuk di Warungnya
Jasad Abdullah ditemukan tak bernyawa di warung mie Aceh miliknya (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Share Article

Deli Serdang, IDN Times - Masyarakat Jalan Makmur Desa Bandar Klippa, Percut Seituan, dikejutkan oleh penemuan mayat pada Minggu (2/6/2024) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Ramai masyarakat yang menyaksikan ditemukannya mayat yang telah diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki itu.

Pihak kepolisian segera meninjau TKP setelah mendapat laporan tentang ditemukannya seorang mayat di dalam sebuah warung mie Aceh itu. Berdasarkan keterangan warga, mayat tersebut merupakan si pengelola warung mie Aceh.

1. Jasad Abdullah ditemukan saat saudara datang ke warungnya yang tutup

Warung mie Aceh Hoegata milik Abdullah diberi garis polisi (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Warung mie Aceh Hoegata milik Abdullah diberi garis polisi (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Lilis yang merupakan warga desa Bandar Klippa, Jalan Makmur (Kamboja), kepada IDN Times memberi kesaksiannya. Dirinya yang merupakan seorang pedagang kedai kelontong membeberkan kasus kematian yang menimpa seorang penjual mie Aceh (Abdullah) yang warungnya bersebelahan dengan kedai milik Lilis itu.

"Waktu ditemukannya jasad itu, saya lagi di kedai. Kejadiannya lewat Maghrib," kata Lilis, Senin (03/06/2024).

Dirinya menambahkan, terungkapnya jasad sosok pria pedagang mie Aceh itu setelah saudaranya ingin mengunjunginya. 

"Yang menemukan saudaranya. Dia memang udah lama tinggal di sini," beber Lilis.

2. Warga sebut warung mie Aceh Hoegata sudah tidak buka cukup lama

Warung mie Aceh milik Abdullah sudah tutup cukup lama (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Warung mie Aceh milik Abdullah sudah tutup cukup lama (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Dari keterangan Lilis, jasad Abdullah ditemukan membusuk. Namun saat dirinya menyaksikan dengan dekat, jadad Abdullah justru tidak mengeluarkan aroma tak sedap yang menyengat.

"Warga sekitar tidak ada mencium aroma tak sedap. Mayatnya itu gak bau. Sama bangkai tikus aja lebih bau bangkai tikus," sebut Lilis.

Berdasarkan keterangannya, Abdullah sudah tidak terlihat sekitar 1 bulan yang lalu. Bahkan warung mie Aceh tersebut sudah tidak buka lagi.

"Warungnya tutup sudah lama, biasanya buka jam 4 sore. Saya rasa sekitar satu bulan setengah sudah tutup itu warung," katanya.

3. Jasad pedagang mie Aceh masih diotopsi

Jasad Abdullah ditemukan tak bernyawa di warung mie Aceh miliknya (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Jasad Abdullah ditemukan tak bernyawa di warung mie Aceh miliknya (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Abdullah adalah pengelola warung mie Aceh Hoegata. Lilis mengatakan jika Abdullah sudah dua tahun berjualan di samping kedainya ini.

"Dia tinggal di sini sendirian. Orangnya ini memang pendiam, jarang bergaul sama masyarakat. Namanya dia jualan ya, mungkin sibuk belanja dan di rumah," kata Lilis.

Jasad Abdullah ditemukan terbaring di kamarnya. Lilis mengatakan jika Abdullah bukan warga Bandar Klippa.

"Katanya sih orang Aceh," pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, AKP Japri, mengatakan jika kasus ditemukannya mayat di warung mie Aceh itu masih diselidiki pihaknya.

"Iya, mayatnya masih diautopsi di rumah sakit," ucapnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Eko Agus Herianto
Doni Hermawan
Eko Agus Herianto
EditorEko Agus Herianto

Latest News Sumatera Utara

See More

Desa Hamparan Perak Siap Lawan Stunting dengan Kelengkapan Alat Posyandu

26 Jun 2026, 21:00 WIBNews