Warga mengerumuni TKP temuan mayat remaja (Dok.IDN Times/Istimewa)
Awalnya saksi,Suliyan curiga melihat sapi yang ia gembalakan mengendus-endus berupa gundukan. Merasa ada hal tidak lazim, saksi pun mencoba mendekat. Setelah berjarak sekitar 5 meter saksi mencium aroma bau busuk dan melihat adanya mayat selanjutnya. “Awalnya saksi melihat lembunya berkumpul-kumpul sambil mengendus-ngedus. Dari sana saksi curiga,” kata Kapolsek Bangun, Banuara Manurung.
Penemuan mayat ini, tambah Kapolsek Banugun, langsung diberitahukan kepada warga terdekat dan informasinya diteruskan kepada polisi di Polsek Bangun. Untuk memastikan kematian korban, polisi langsung membentangkan garis police.
Diketahui, mayat tersebut bernama Canda Prayuga (13), warga Huta I Nagori Bah Joga Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, sebagai korban pembunuhan karena diperkuat dengan tanda mencurigakan yakni, korban tidak memakai baju tertanam di tanah, ditutupi dedaunan.