Mandailing Natal, IDN Times – Penambangan liar di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara diduga menjadi menyebab kuat, kelahiran bayi dalam keadaan abnormal beberapa waktu lalu. Menyusul para penambang yang diduga menggunakan zat merkuri untuk memisahkan material tambang. Zat ini kemudian mencemari sungai sebagai sumber air masyarakat.
Upaya mitigasi pun dilakukan. Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta masyarakat yang berprofesi sebagai penambang liar untuk berhenti. Mereka diminta untuk beralih profesi.
