Para buruh bekerja di jalur perakitan untuk memproduksi ventilator di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di pabrik Vsmart Vingroup diluar Hanoi, Vietnam, Senin (3/8/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Kham)
Alwi melanjutkan, jika saat ini pihaknya juga kesulitan untuk ventilator untuk merawat pasien dengan gejala berat. Sama seperti di daerah lain yang masih kekurangan.
Tidak hanya ventilator, kata Alwi, pihaknya juga kekurangan SDM untuk operatornya. Karena harus memiliki keahlian khusus.
Saat ditanyai soal jumlah ventilator yang tersedia, lagi-lagi Alwi berdalih tidak memiliki datanya.
Saat ini pihaknya baru membentuk tim monitoring yang akan menilai standar rumah sakit di Sumut untuk pelayanan COVID-19.
“Supaya kita bisa memastikan rumah sakit ini merawat pasien nya dengan benar. Ini sedang menyusun instrumen penilaiannnya sehingga objektif. Semua rumah sakit akan di cek. Jadi semua jadi standar. Jadi masyarakat terjamin bahwa dia akan mendapatkan pelayanan standar,” ungkapnya.