Ilustrasi uang (unsplash.com/@f7photo)
Sampai akhirnya Oktober 2021, RI tidak pernah muncul di grup bahkan menonaktifkan nomor telepon. Tetapi berdasarkan pemantauan terakhir, RI diduga sudah melakukan pelarian dengan keluarganya ke Bagan Batu, Riau.
Padahal, lanjutnya, tempat tinggal sebelumnya berada di Saribudolok yang diduga sudah dijual saat ini. RI pun dikabarkan sempat lari ke Siantar dan disembunyikan oleh pamannya.
Berangkat dari hal tersebut, S beserta kawan satu jurusannya (total sebanyak 19 orang) telah melakukan pelaporan ke Polda Sumut. Adapun nomor laporannya : STTLP/B/1486/IX/2021/SPKT/POLDA SUMUT.
"Jadi, kerugian dari 19 orang ini mencapai Rp1,5 M. Sementara di luar dari 19 orang masih banyak lagi," sebutnya.
“Sebenarnya kami tidak menyangka karena RI itu termasuk mahasiswa yang pintar, sering ikut proyek ilmiah dengan dosen juga dan tidak pernah terlibat masalah yang buruk,” tutupnya.