Rusdi belum membeberkan barang bukti dari penangkapan teroris JI di Jakarta, Sumbar dan Sumut. Sementara itu, Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti dari penangkapan di Jawa Timur pada Sabtu (26/2/2021).
“50 butir peluru sembilan mm, satu pistol rakitan jenis FN, kemudian juga bendera daulat, baik berwarna hitam maupun berwarna putih sebanyak empat bendera, pisau delapan, samurai dua, golok tiga, dan senjata tajam lainnya berbentuk busur lebih kurang 23 dijadikan barang bukti,” kata Rusdi.
Rusdi menjelaskan, anggota kelompok Fahim melakukan berbagai pelatihan bela diri. Mereka juga merancang bungker untuk tempat pembuatan senjata dan bom rakitan.
“Kemudian juga telah mempersiapkan tempat penyimpanan senjata dan juga telah mempersiapkan tempat pelarian setelah melakukan aktivitas terorisme," jelas Rusdi.