Cekcok Gara-gara Anak Tiri Dimarahi, Istri Muda Bakar Suaminya

Serdang Bedagai, IDN Times – Jumadi, 60 dan istri mudanya Murni, 50 terkapar di rumah sakit dengan luka bakar serius. Sebelumnya, pasangan suami istri ini terlibat cekcok karena masalah sepele di rumah mereka Dusun III, Desa Suka Jadi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, Minggu 16 Agustus 2020.
Cekcok itu berujung aksi pembakaran yang dilakukan Murni. Sampai sekarang mereka masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi.
1. Berawal dari cekcok mulut soal lembu

Sebelum aksi pembakaran itu, Murni dan Jumadi terlibat cekcok. Berawal saat Bima, anak tiri Jumadi hendak menggeserkan lembu milik Jumadi ke kandang. Saat itu Jumadi menolak dibantu.
Bima yang kecewa kemudian mengadu ke Murni. Dia mengatakan jika ayah tirinya itu terlalu sombong dan tidak bersedia dibantu. Murni pun menegur Jumadi supaya jangan memarahi anaknya.
Jumadi kesal. Cekcok pun terjadi antara keduanya.
2. Murni sempat membakar warung tuak di belakang rumah

Murni yang kesal melampiaskannya dengan membakar warung tuak di belakang rumah mereka. Warga yang ada di sana memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Murni yang diduga mabuk tuak, belum puas. Dia mengambil bensin yang sudah disiapkannya di botol air mineral. Langsung saja disiramkannya ke Jumadi yang sedang duduk di depan rumah.
Kemudian dia menyulutnya dengan api. Jumadi terbakar dan langsung memeluk Murni yang baru dinikahi dua tahun lalu. Keduanya terbakar.
3. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit

Warga yang berada di loksi kejadian memadamkan api. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit. Hingga dirujuk ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi.
Jumadi mendapat luka bakar 10 persen. Sedangkan Murni 40 persen.
Pihak Polsek Tanjung Beringin yang mendapat informasi langsung kelokasi kejadian dan mengamankan beberapa barang bukti. Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang mengatakan jika pihaknya tengah mendalami kasus itu.
"Barang Bukti yang diamankan kedua baju yang sudah terbakar. Kita duga keduanya juga sudah mabuk tuak dan kini kasusnya masih dalam penyelidikan" Kata AKBP Robin Simatupang, Kapolres Serdang Bedagai, Selasa (18/8/2020).


















